Mahasiswi Diperkosa 2 Pria di Bantaeng, KNPI: Pelaku Harus Dihukum Berat
Rabu, 06 Oktober 2021 - 17:26 WIB
loading...
Wakil Ketua KNPI Sulsel, Medy Juanda
A
A
A
BANTAENG - Wakil Ketua KNPI Sulsel , Medy Juanda mengecam dugaan pemerkosaan terhadap mahasiswi yang disinyalir dilakukan oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Bantaeng. Ia pun mendukung upaya polisi mengungkap kasus tidak bermoral tersebut.
"Untuk pelaku pemerkosaan itu harus dihukum seberat-beratnya akibat tindakan biadab yang telah diperbuatnya. Karena perbuatan yang mereka lakukan telah mengakibatkan daripada hilangnya masa depan korban, serta rasa malu dan trauma dalam masa yang lama," ucap Medy dalam siaran persnya kepada SINDOnews, Rabu (6/10).
Baca juga:PeduliLindungi Kini Bisa Diakses di Aplikasi Gojek dan Tokopedia
Kasus ini terungkap setelah korban pemerkosaan berinisial AA, 22 tahun, melaporkan kejaian yang menimpanya ke polisi. Polisi kemudian menetapkan dua pria sebagaitersangka dalam kasus ini.
Dikutip dari berbagai sumber, kejadian memilukan yang dialami korban terjadi beberapa tahun lalu. Oleh salah seorang tersangka, korban dipaksa memenuhi permintaan hubungan badan. Tersangka mulus menjalankan aksinya lantaran memiliki video asusila korban.
"Untuk pelaku pemerkosaan itu harus dihukum seberat-beratnya akibat tindakan biadab yang telah diperbuatnya. Karena perbuatan yang mereka lakukan telah mengakibatkan daripada hilangnya masa depan korban, serta rasa malu dan trauma dalam masa yang lama," ucap Medy dalam siaran persnya kepada SINDOnews, Rabu (6/10).
Baca juga:PeduliLindungi Kini Bisa Diakses di Aplikasi Gojek dan Tokopedia
Kasus ini terungkap setelah korban pemerkosaan berinisial AA, 22 tahun, melaporkan kejaian yang menimpanya ke polisi. Polisi kemudian menetapkan dua pria sebagaitersangka dalam kasus ini.
Dikutip dari berbagai sumber, kejadian memilukan yang dialami korban terjadi beberapa tahun lalu. Oleh salah seorang tersangka, korban dipaksa memenuhi permintaan hubungan badan. Tersangka mulus menjalankan aksinya lantaran memiliki video asusila korban.
Lihat Juga :