Bekasi Wanti-wanti Kedatangan Mu, Warga Diperingatkan Tetap Ketatkan Prokes
Senin, 04 Oktober 2021 - 12:35 WIB
loading...
Pemkot Bekasi memperingatkan warga munculnya varian baru Covid-19, B1621 atau varian Mu. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memperingatkan warga munculnya gelombang kedua Covid -19 . Warga diminta mewanti-wanti masuknya virus corona varian baru B1621 atau varian Mu.
Baca juga: Tak Ingin Kecolongan Varian Mu dan Lambda, Luhut Fokus pada Jalur Tikus
Laju kasus Covid-19 di Kota Bekasi terus melandai dan saat ini hanya bawah angka 50 kasus. Meski demikian, Ketua Tim Dokter Penanganan Covid-19 Kota Bekasi Anthony D Tulak mengimbau agar warga tetap mengetatkan protokol kesehatan (prokes) agar tidak terjadi gelombang kedua.
”Kemungkinan gelombong kedua pasti terjadi. Warga Bekasi diminta waspada munculnya corona varian baru B1621 (Mu),” ujar Anthony, Senin (4/10/2021).
Menurut dia, di sejumlah negara sudah masuk varian baru yang menginfeksi warganya. Saat ini, mutasi temuan varian baru Covid-19 di Kota Bekasi memang belum ditemukan.
Baca juga: Warga Bekasi Kini Bisa Vaksinasi Covid-19 di Tempat Praktik Bidan
”Jangan sampai terjadi lagi ledakan kasus Covid-19 seperti beberapa waktu lalu dengan varian Delta,” ungkapnya.
Baca juga: Tak Ingin Kecolongan Varian Mu dan Lambda, Luhut Fokus pada Jalur Tikus
Laju kasus Covid-19 di Kota Bekasi terus melandai dan saat ini hanya bawah angka 50 kasus. Meski demikian, Ketua Tim Dokter Penanganan Covid-19 Kota Bekasi Anthony D Tulak mengimbau agar warga tetap mengetatkan protokol kesehatan (prokes) agar tidak terjadi gelombang kedua.
”Kemungkinan gelombong kedua pasti terjadi. Warga Bekasi diminta waspada munculnya corona varian baru B1621 (Mu),” ujar Anthony, Senin (4/10/2021).
Menurut dia, di sejumlah negara sudah masuk varian baru yang menginfeksi warganya. Saat ini, mutasi temuan varian baru Covid-19 di Kota Bekasi memang belum ditemukan.
Baca juga: Warga Bekasi Kini Bisa Vaksinasi Covid-19 di Tempat Praktik Bidan
”Jangan sampai terjadi lagi ledakan kasus Covid-19 seperti beberapa waktu lalu dengan varian Delta,” ungkapnya.
Lihat Juga :