Gandeng Polisi, Pengelola Tol Gelar Simulasi Lawan Penularan Covid-19
Selasa, 21 April 2020 - 22:50 WIB
loading...
Petugas tengah menyemprotkan cairan disinfektan sebagai salah satu perlawanan penyebaran virus Corona. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A
A
A
JAKARTA - Dukungan terhadap pemerintah dalam pencegahan penularan virus Corona mendorong operator jalan tol PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) melakukan sosialisasi kepada pengguna jalan tol dalam kota. Dalam aksi itu, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang dimiliki oleh PT Waskita Toll Road menggandeng kepolisian untuk memberikan masker secara gratis, pengecekan suhu tubuh serta penyemprotan disinfektan pada kendaraan pengguna jalan tol.
“Aksi ini juga sebagai sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan mudik atau piknik pada saat Ramadhan dan Lebaran. Sosialisasi ini mendukung aksi Pemerintah untuk tidak mudik dan tidak piknik pada Lebaran 2020 ini sebagai salah satu cara memutus mata rantai virus corona,” terang Direktur Teknik dan Operasi PT KKDM, Ayuda Prihantoro, dalam keterangan tertulisnya yang diterimaSINDOnews, Selasa (21/4/2020).
Selain itu, Yuda mengatakan, pihaknya melakukan simulasi penanganan terhadap pengguna jalan tol yang diduga terpapar Covid-19. Kegiatan di Tol Becakayu KM +10.600 arah Bekasi ke Jakarta itu melibatkan petugas Mobile Customer Service, petugas medis, serta petugas Patroli Jalan Raya (PJR) dari kepolisian.
Simulasi ini untuk melatih petugas dalam penanganan tanggap darurat terhadap kemungkinan terjadinya kondisi pengguna jalan tol mengalami gejala sakit. Termasuk antisipasi terhadap pengguna jalan tol yang diduga terpapar Covid-19.
“Guna mendukung pelaksanaan simulasi ini, para peserta telah dilengkapi dengan pengetahuan tentang pedoman penanganan, kesiapan sarana dan Alat Pelindung Diri (APD), seperti masker, sarung tangan, helm dan sepatu khusus, serta alat penyemprotan cairan disinfektan yang berjumlah 40 personel khusus dari pihak KKDM,” jelas Yuda.
“Aksi ini juga sebagai sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan mudik atau piknik pada saat Ramadhan dan Lebaran. Sosialisasi ini mendukung aksi Pemerintah untuk tidak mudik dan tidak piknik pada Lebaran 2020 ini sebagai salah satu cara memutus mata rantai virus corona,” terang Direktur Teknik dan Operasi PT KKDM, Ayuda Prihantoro, dalam keterangan tertulisnya yang diterimaSINDOnews, Selasa (21/4/2020).
Selain itu, Yuda mengatakan, pihaknya melakukan simulasi penanganan terhadap pengguna jalan tol yang diduga terpapar Covid-19. Kegiatan di Tol Becakayu KM +10.600 arah Bekasi ke Jakarta itu melibatkan petugas Mobile Customer Service, petugas medis, serta petugas Patroli Jalan Raya (PJR) dari kepolisian.
Simulasi ini untuk melatih petugas dalam penanganan tanggap darurat terhadap kemungkinan terjadinya kondisi pengguna jalan tol mengalami gejala sakit. Termasuk antisipasi terhadap pengguna jalan tol yang diduga terpapar Covid-19.
“Guna mendukung pelaksanaan simulasi ini, para peserta telah dilengkapi dengan pengetahuan tentang pedoman penanganan, kesiapan sarana dan Alat Pelindung Diri (APD), seperti masker, sarung tangan, helm dan sepatu khusus, serta alat penyemprotan cairan disinfektan yang berjumlah 40 personel khusus dari pihak KKDM,” jelas Yuda.
Lihat Juga :