Geger! Artefak Kuno Zaman Batu Berupa Kapak Perimbas Ditemukan di Goa Pawon

Rabu, 29 September 2021 - 19:14 WIB
loading...
Geger! Artefak Kuno...
Tim Arkeolog Jabar melakukan ekskavasi di Goa Pawon yang berdekatan dengan lokasi penemuan kerangka manusia pawon sebelumnya, Rabu (29/9/2021). Foto/MPI/Adi Haryanto
A A A
BANDUNG BARAT - Tim Arkeolog Jabar menemukan artefak kapak perimbas saat melakukan ekskavasi di Goa Pawon, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kapak perimbas tersebut terbuat dari batu gamping. Ekskavasi di 5 kotak galian yang berdekatan dengan lokasi penemuan kerangka manusia pawon sebelumnya tersebut juga menemukan kapak penetak, dan lancipan dalam ukuran besar.

Baca juga: Amerika Serikat Kembalikan 17.000 Artefak Kuno yang Dijarah ke Irak

"Kapak perimbas ini jadi penanda kebudayaan masa zaman batu (palaeolitikum). Biasanya artefak zaman paleolitikum berbahan andesit, di Goa Pawon ini justru ditemukan dari batu gamping untuk alat-alat berburu dan mengolah makanan," terang Kepala Tim Arkeolog Jabar, Lutfi Yondri, Rabu (29/9/2021).

Menurutnya, jika di goa-goa kars Sulawesi batu gamping dipakai untuk lancipan dan alat-alat serpih di era Mesolitik, di Goa Pawon justru era palaeolitik. Sehingga artefak di Goa Pawon diyakini berasal dari periode yang lebih tua. Di antaranya seperti kapak perimbas atau kapak genggam.

Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Dibunuh dan Ditelanjangi, Yoris Beberkan Penyebab Ayahnya Sering Minta Uang

Fungsi kapak perimbas pada masa perburuan untuk menusuk hewan dan menggali tanah untuk memperoleh umbi-umbian. Karena bahan dasarnya yang keras, kapak ini bisa untuk memotong hasil buruan yang sama kerasnya dan cukup tebal.

Lebih lanjut dikatakannya, adanya pemanfaatan batu gamping membuka informasi baru bahwa manusia zaman dulu beradaptasi dalam membuat perkakas. Karena daerah Citatah sulit ditemukan batu andesit atau obsidian, maka mereka memanfaatkan sumber daya yang ada yaitu batu gamping.

"Fakta ini menegaskan jika budaya itu adalah sistem adaptasi manusia dari lingkungannya. Dalam beradaptasi manusia cenderung mengeksplorasi atau memanfaatkan sumber daya lingkungan yang ada," kata dia.

Selain kapak, tim Arkeolog juga menemukan berbagai tuluang buruan berupa anak gajah dan tapir. Tulang anak gajah ditemukan sangat logis, karena manusia Pawon cukup sulit kalau harus membawa gajah besar ke dalam goa. Selain itu ada ragam pragmen tulang binatang buruan lain yang ditemukan terkubur.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
83 Kantong Jenazah Dievakuasi...
83 Kantong Jenazah Dievakuasi dari Lokasi Longsor Bandung Barat, Pencarian Dilanjutkan
Tinjau Korban Longsor...
Tinjau Korban Longsor di Cisarua, Stafsus Menag: Bagian dari Traumatic Healing
Hari Kedelapan Operasi...
Hari Kedelapan Operasi SAR Longsor Bandung Barat, Total 70 Kantong Jenazah Dievakuasi
Update Pencarian Korban...
Update Pencarian Korban Longsor Bandung Barat, Tim SAR Evakuasi 7 Kantong Jenazah
5 Jenazah Korban Longsor...
5 Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung Barat Ditemukan, Total 60 Korban
Tim DVI Berhasil Identifikasi...
Tim DVI Berhasil Identifikasi 20 Jenazah Korban Longsor Cisarua
Update Longsor Cisarua...
Update Longsor Cisarua Bandung Barat: 42 Kantong Jenazah Ditemukan Tim SAR
Tragedi Latihan Pratugas:...
Tragedi Latihan Pratugas: 23 Marinir Gugur dalam Longsor Cisarua Bandung Barat
Detik-Detik KDM & Tim...
Detik-Detik KDM & Tim Gabungan Temukan Tiga Korban Longsor di Bandung Barat
Rekomendasi
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 73, Penyergapan Pecah Menjadi Baku Tembak dan Pertarungan Sengit
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved