Pendamping Sosial Pantau KPM PKH di KBB agar Warga Tak Terima Dobel Bantuan

Selasa, 21 April 2020 - 22:15 WIB
loading...
Pendamping Sosial Pantau...
Pendamping sosial PKH di KBB melakukan pemantauan ketat agar KPM PKH tidak menerima dobel bantuan. Foto/Dok.Foto Forkompak
A A A
BANDUNG BARAT - Pada April ini, dana Program Keluarga Harapan (PKH) tahap tiga tahun 2020 di Kabupaten Bandung Barat (KBB) sudah disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH.

Hal itu berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementrian Sosial RI Nomor 02/3/bs.02.01/4/2020, dimana bantuan PKH dalam masa penanganan Covid-19 mengalami penyesuaian.

Penyaluran PKH tahap tiga ini berbarengan dengan pengalokasian bantuan sosial pemerintah untuk masyarakat terdampak Covid 19.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan ada sembilan pintu Bansos bagi penanganan Covid-19, yaitu PKH, Kartu Sembako, Bansos Presiden, Kartu Prakerja, Dana Desa, Bansos Kemensos, Bansos Provinsi, Bansos Kota/Kabupaten, dan Gerakan Nasi Bungkus (Gasibu).

"Turunnya bantuan yang bersamaan ini jangan sampai membuat ada warga yang mendapatkan dobel bantuan. Makanya pendamping sosial PKH KBB harus melakukan pemantauan secara terperinci," kata Ketua Forum Komunikasi Pendamping dan Operator (Forkompak) KBB Rahmat Sulaeman Zulkarnaen, Selasa (21/4/2020).

Rahmat menyebutkan, penyesuain bantun PKH yakni yang semula diberikan per tiga bulan, sekarang akan diberikan setiap bulan yang dimulai dari bulan April ini.

Indeks bantuan perbulan berdasar kategori Ibu hamil/nifas Rp250.000/bulan, anak usia dini 0-6 tahun Rp250.000/bulan, pendidikan anak SD Rp75.000/bulan, pendidikan anak SMP Rp125.000/bulan, pendidikan anak SMA Rp166.000/bulan, penyandang disabilitas berat Rp200.000/bulan, dan lanjut usia Rp200.000/bulan.

Dia mengingatkan khusus bagi masyarakat yang sudah mendapatkan PKH tidak bisa menerima bantuan lain, sehingga bantuannya tidak ganda. Oleh karena itu, pendamping sosial PKH KBB harus memantau dan berkoordinasi dengan pejabat setempat agar KPM PKH tidak dimasukan ke dalam data baru penerima bantuan Covid-19. Ini dikarenakan penerima PKH sudah rutin mendapat bantuan.

Menurutnya jika ada KPM PKH yang mendapatkan program penanganan Covid 19, maka sebaiknya menolak dan dengan penuh kesadaran mengembalikan bantuan tersebut kepada pemerintah desa untuk disalurkan kepada yang berhak.

Terutama untuk masyarakat yang belum terdata. Hal ini dalam rangka membantu pemerintah, dan untuk membantu proses penyaluran Bansos yang efektif dan tepat sasaran.

"Pemerintah telah menglokasikan jaring pengaman sosial yang bersumber dari bantuan provinsi, pemkab, dan desa. Makanya kalau ada yang misalnya menerima bantuan ganda baiknya dikembalikan agar bisa dialokasikan ke warga yang belum tercover bantuan," pungkasnya.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PNM Peduli Salurkan...
PNM Peduli Salurkan Bantuan Sosial kepada Guru Honorer SDK Wukur di NTT
Wabup Batang Suyono...
Wabup Batang Suyono Rutin Bagikan 200 Paket Takjil dan Sembako
KEK MNC Lido City Gelar...
KEK MNC Lido City Gelar Pasar Sembako Murah, Warga Watesjaya Tukar Rp5.000 dengan Paket Sembako
KEK MNC Lido City dan...
KEK MNC Lido City dan MNC Peduli Hadirkan Sembako Murah bagi Masyarakat Sekitar Kawasan
Hanta Yuda Rasyid Berikan...
Hanta Yuda Rasyid Berikan Santunan Ramadan kepada 3.000 Driver Ojol
Ramadan 2026, Dua Yayasan...
Ramadan 2026, Dua Yayasan Terima Bantuan Pendidikan dari BRI Insurance
Indodax Distribusikan...
Indodax Distribusikan Hewan Kurban ke Lima Titik Wilayah di Aceh
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
Rekomendasi
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved