WS: Pancasila Ajarkan Kegotong Royongan Bangsa Indonesia
Senin, 01 Juni 2020 - 18:07 WIB
loading...
Ideologi Pancasila menggambarkan inti dari sebuah sikap gotong royong. Foto/SINDONews/Ali Masduki
A
A
A
SURABAYA - Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana menyatakan, nilai-nilai Pancasila sangat relevan dalam langkah kehidupan bermasyarakat melintasi zaman.
(Baca juga: Tutup Bulan Mei, Kematian Akibat COVID-19 di Jatim Tertinggi )
Ia mengungkapkan, pengamalan nilai Pancasila meletakkan jiwa manusia pada tingkatan akal, rasa, dan kehendak dalam falsafah kehidupan.
Lima sila yang menjadi ideologi Bangsa Indonesia, dikatakan WS – sapaan Whisnu Sakti Buana - menggambarkan inti dari sebuah sikap gotong-royong. "Dalam semua hal. Termasuk juga kebersamaan melewati masa pandemi ini," kata Whisnu, Senin (1/6/2020).
Kegotong-royongan ini yang menjadi langkah bagi WS di Pemerintah Kota Surabaya dalam melakukan perlawanan terhadap COVID-19.
"Ini menjadi dasar dan skema besar tentunya. Kita harus bersama-sama menyelesaikan pandemi. Sebagai dasar mengilhami Pancasila," terang pejabat yang juga Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surabaya.
Tidak hanya kebersamaan dalam menuntaskan pandemi. Sikap kegotong-royongan berlaku dalam semua hal. Termasuk kehidupan sosial masyarakat.
(Baca juga: Tutup Bulan Mei, Kematian Akibat COVID-19 di Jatim Tertinggi )
Ia mengungkapkan, pengamalan nilai Pancasila meletakkan jiwa manusia pada tingkatan akal, rasa, dan kehendak dalam falsafah kehidupan.
Lima sila yang menjadi ideologi Bangsa Indonesia, dikatakan WS – sapaan Whisnu Sakti Buana - menggambarkan inti dari sebuah sikap gotong-royong. "Dalam semua hal. Termasuk juga kebersamaan melewati masa pandemi ini," kata Whisnu, Senin (1/6/2020).
Kegotong-royongan ini yang menjadi langkah bagi WS di Pemerintah Kota Surabaya dalam melakukan perlawanan terhadap COVID-19.
"Ini menjadi dasar dan skema besar tentunya. Kita harus bersama-sama menyelesaikan pandemi. Sebagai dasar mengilhami Pancasila," terang pejabat yang juga Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surabaya.
Tidak hanya kebersamaan dalam menuntaskan pandemi. Sikap kegotong-royongan berlaku dalam semua hal. Termasuk kehidupan sosial masyarakat.
Lihat Juga :