Haul Ki Ageng Gribig, Penasihat Sultan Agung dan Pejuang Islam di Tanah Jawa
Jum'at, 24 September 2021 - 09:28 WIB
loading...
Haul Ki Ageng Gribig, ulama besar Tanah Jawa yang dikenal juga sebagai penasehat Sultan Agung berlangsung khidmat yang dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Klaten, Jawa Tengah, Kamis malam (23/9/2021). Foto/Ist
A
A
A
KLATEN - Haul Ki Ageng Gribig, seorang ulama besar Tanah Jawa yang dikenal juga sebagai penasehat Sultan Agung berlangsung khidmat di Klaten, Jawa Tengah, Kamis malam (23/9/2021).
Cucu Prabu Brawijaya dari Kerajaan Majapahit itu merupakan seorang alim ulama yang terkenal dermawan dan tak pernah pelit untuk membagikan ilmu serta harta yang dimilikinya.
Baca juga: Airlangga Hartarto, Nusron Wahid, dan Ulama se-Jawa Akan Hadiri Haul Ki Ageng Gribig
Haul berlangsung istimewa dengan kehadiran Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. Mengenakan baju koko putih lengan panjang yang dipadukan dengan celana bahan warna hitam, ia nampak khusyuk mengikuti haul leluhurnya. Sesekali Airlangga tak kuasa menahan air matanya.
![Haul Ki Ageng Gribig, Penasihat Sultan Agung dan Pejuang Islam di Tanah Jawa]()
Seluruh peserta yang hadir pun larut dalam suasana haru tersebut. Airlangga mengenang sosok Ki Ageng Gribig sebagai seorang tokoh agama yang tak kenal lelah dalam mensyiarkan ajaran Islam di Tanah Jawa.
Cucu Prabu Brawijaya dari Kerajaan Majapahit itu merupakan seorang alim ulama yang terkenal dermawan dan tak pernah pelit untuk membagikan ilmu serta harta yang dimilikinya.
Baca juga: Airlangga Hartarto, Nusron Wahid, dan Ulama se-Jawa Akan Hadiri Haul Ki Ageng Gribig
Haul berlangsung istimewa dengan kehadiran Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. Mengenakan baju koko putih lengan panjang yang dipadukan dengan celana bahan warna hitam, ia nampak khusyuk mengikuti haul leluhurnya. Sesekali Airlangga tak kuasa menahan air matanya.

Seluruh peserta yang hadir pun larut dalam suasana haru tersebut. Airlangga mengenang sosok Ki Ageng Gribig sebagai seorang tokoh agama yang tak kenal lelah dalam mensyiarkan ajaran Islam di Tanah Jawa.
Lihat Juga :