Kota Bandung Rawan Street Crime, Pencuri Gasak Tas Berisi Uang Jutaan di Cicendo
Senin, 01 Juni 2020 - 13:59 WIB
loading...
Pelaku pencurian terekam kamera CCTV di Jalan Citepus, Kelurahan Husein, Kecamatan Cicendo. Foto/Tangkapan Layar Video Viral
A
A
A
BANDUNG - Dalam satu bulan terakhir Kota Bandung semakin rawan tindak kriminal jalanan atau street crime. Selain pembobolan minimarket, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan pembegalan, aksi pencurian di permukiman warga pun kerap terjadi.
Seperti yang terjadi di Jalan Citepus 2 RT 01/06, Kelurahan Husein, Kecamatan Cicendo. Seorang pencuri beraksi di siang bolong di sebuah warung milik Ai, warga setempat. Pelaku membawa kabur sebuah tas berisi dompet dengan uang tunai Rp3 juta, kartu ATM, BPJS, dan buku nikah milik korban Ai.
Ai, pemilik warung mengatakan, saat kejadian tak menduga bila orang yang datang ke warungnya akan melakukan kejahatan. Sebab, pelaku tak bersuara atau memanggil dirinya. (BACA JUGA: Pasien COVID-19 Tersebar di 267 Desa/Kelurahan, Jabar Terapkan Penanganan Mikro )
Apalagi saat itu, Ai sedang berbincang dengan dua tetangganya di samping warung. "Gak tau ada yang beli (orang datang). Soalnya gak bilang mau beli (memanggil). Jadi saya teh diem aja di sini. Kaya dihiptonis aja, gak tau gitu," kata Ai ditemui di warungnya, Senin (1/6/2020).
Pencurian baru diketahui setelah Ai masuk ke warung dan mendapati tas miliknya telah raib. Kemudian Ai memeriksa rekaman kamera closed circuit television (CCTV) yang terpasang di rumahnya. (BACA JUGA: Minimarket di Cibaduyut Dibobol Maling, Uang Rp38 Juta Raib )
Seperti yang terjadi di Jalan Citepus 2 RT 01/06, Kelurahan Husein, Kecamatan Cicendo. Seorang pencuri beraksi di siang bolong di sebuah warung milik Ai, warga setempat. Pelaku membawa kabur sebuah tas berisi dompet dengan uang tunai Rp3 juta, kartu ATM, BPJS, dan buku nikah milik korban Ai.
Ai, pemilik warung mengatakan, saat kejadian tak menduga bila orang yang datang ke warungnya akan melakukan kejahatan. Sebab, pelaku tak bersuara atau memanggil dirinya. (BACA JUGA: Pasien COVID-19 Tersebar di 267 Desa/Kelurahan, Jabar Terapkan Penanganan Mikro )
Apalagi saat itu, Ai sedang berbincang dengan dua tetangganya di samping warung. "Gak tau ada yang beli (orang datang). Soalnya gak bilang mau beli (memanggil). Jadi saya teh diem aja di sini. Kaya dihiptonis aja, gak tau gitu," kata Ai ditemui di warungnya, Senin (1/6/2020).
Pencurian baru diketahui setelah Ai masuk ke warung dan mendapati tas miliknya telah raib. Kemudian Ai memeriksa rekaman kamera closed circuit television (CCTV) yang terpasang di rumahnya. (BACA JUGA: Minimarket di Cibaduyut Dibobol Maling, Uang Rp38 Juta Raib )
Lihat Juga :