Capaian Vaksinasi Kurang 50% Jadi Alasan Jabodetabek Belum Turun ke PPKM Level 2

Rabu, 22 September 2021 - 18:42 WIB
loading...
Capaian Vaksinasi Kurang...
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan cakupan vaksinasi di sejumlah wilayah Jabodetabek masih di bawah 50%.Foto/Tangkapan Layar/Istimewa
A A A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan cakupan vaksinasi di sejumlah wilayah Jabodetabek masih di bawah 50%. Sehingga level PPKM di wilayah Jabodetabek belum bisa diturunkan ke Level 2.

"Penilaian terhadap cakupan vaksinasi wilayah aglomerasi akan mengikuti kabupaten/kota dengan capaian vaksinasi terendah," ungkap Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi dalam siaran pers virtual, Rabu (22/9/2021).

"Seperti contoh dikarenakan cakupan vaksinasi Kabupaten Bogor, Tangerang, Kota Depok, dan Kabupaten Bekasi belum mencapai angka 50% maka keseluruhan Jabodetabek belum bisa turun ke PPKM Level 2," lanjutnya.

Nadia memaparkan syarat penetuan level PPKM saat ini ditambahkan elemen vaksinasi dosis pertama dan vaksinasi dosis pertama bagi lanjut usia (lansia). Baca: PPKM Diperpanjang hingga 4 Oktober, Anies: Disiplin Prokes 6M Jangan Kendor

"Kita ketahui sejak minggu lalu penentuan level PPKM ditambahkan elemen vaksinasi dosis pertama dan vaksinasi dosis pertama untuk lansia," ujarnya. Nadia menuturkan, syarat untuk turun level dari 3 ke 2 harus minimal vaksinasi dosis pertama sebanyak 50% dan vaksinasi dosis pertama lansia 40%.

"Syarat penurunan level 3 menjadi level 2 harus didukung cakupan vaksinasi dosis pertama minimal total 50% dan vaksinasi dosis pertama untuk lansia minimal 40%. Sementara itu, untuk syarat penurunan level 2 ke level 1 harus didukung dengan cakupan vaksinasi dosis pertama dengan total 70% dan vaksinasi dosis pertama untuk lansia pada angka 60%," ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Libur Panjang Iduladha,...
Libur Panjang Iduladha, Kendaraan Keluar Jabotabek Melonjak 19%
Rekomendasi
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Infografis
3 Alasan Asnawi Kurang...
3 Alasan Asnawi Kurang Layak Jadi Kapten Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved