Budiman Warning ASN Luwu Timur yang Bermain Judi Online
Selasa, 21 September 2021 - 20:37 WIB
loading...
Bupati Luwu Timur, Budiman saat menerima Kartu Taspen secara simbolis dari Pimpinan PT Taspen Cabang Palopo, Sutrisno, di Aula Rumah Jabatan Bupati, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Selasa, (21/09/2021). Foto: Istimewa
A
A
A
LUWU TIMUR - Bupati Luwu Timur , Budiman memberi peringatan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), di lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur agar menghapus aplikasi judi online.
Hal tersebut disampaikan Bupati Lutim , Budiman saat menerima Kartu Taspen secara simbolis dari Pimpinan PT Taspen Cabang Palopo, Sutrisno, di Aula Rumah Jabatan Bupati, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Selasa, (21/09/2021).
Baca Juga: Polisi Sebut Pelaku Penculikan Anak Ditukar Beras Kecanduan Judi Online
"Saya minta untuk seluruh ASN di semua OPD agar menghapus aplikasi judi online yang ada di hp-nya. Hentikan bermain game online itu," tegas Budiman.
Larangan tersebut, kata Budiman, dikarenakan bisa berdampak pada produktivitas kerja para pegawai. "Bisa-bisa membuat daerah kita menjadi jauh dari keberkahan," jelas dia.
Bahkan, Budiman juga meminta kepada para pimpinan OPD untuk menindak lanjuti permintaan tersebut kepada bawahannya masing-masing.
Bahkan, pada saat kegiatan tersebut dengan suara yang tegas Budiman mengatakan, apabila ada yang ketahuan maka sanksi menanti jika perlu diberlakukan sangsi tunda dan penurunan pangkat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Lutim , Budiman saat menerima Kartu Taspen secara simbolis dari Pimpinan PT Taspen Cabang Palopo, Sutrisno, di Aula Rumah Jabatan Bupati, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Selasa, (21/09/2021).
Baca Juga: Polisi Sebut Pelaku Penculikan Anak Ditukar Beras Kecanduan Judi Online
"Saya minta untuk seluruh ASN di semua OPD agar menghapus aplikasi judi online yang ada di hp-nya. Hentikan bermain game online itu," tegas Budiman.
Larangan tersebut, kata Budiman, dikarenakan bisa berdampak pada produktivitas kerja para pegawai. "Bisa-bisa membuat daerah kita menjadi jauh dari keberkahan," jelas dia.
Bahkan, Budiman juga meminta kepada para pimpinan OPD untuk menindak lanjuti permintaan tersebut kepada bawahannya masing-masing.
Bahkan, pada saat kegiatan tersebut dengan suara yang tegas Budiman mengatakan, apabila ada yang ketahuan maka sanksi menanti jika perlu diberlakukan sangsi tunda dan penurunan pangkat.
Lihat Juga :