Si Gantang dan Entong Tolo, Dua Bandit Pondok Gede Bikin Pusing Polisi Batavia dan Tuan Tanah

Minggu, 19 September 2021 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Dengan tinggi 181 cm, memiliki wajah dan kumis yang mengesankan juga beberapa rekam jejak kejadian di masa lalu yang tertinggal di tubuhnya, seperti bekas luka di wajah dan bekas pukulan rotan di badan selama dia dipenjara serta riwayat penyakit kelamin yang pernah dideritanya. Setelah peristiwa ini tidak ada lagi kabar perihal aksi Si Gantang, begitu pula nasib Oenoes yang dianggap sebagai Si Gantang. Belakangan terdengar kabar bahwa pengadilan memutuskan tidak terbukti secara sah dan meyakinkan (Vrispraak) dan hanya dihukum kerja membersihkan penjara.

Seperti tidak habis-habisnya berita mengenai bandit. Setahun kemudian muncul nama Entong Tolo. Entong Tolo berusia 50 tahun, seorang pedagang asal Pondok Gede yang kemudian pindah ke Pagerarang, Meester Cornelis. Dikenal sebagai berandal yang berbuat kebaikan dengan membantu para petani yang tinggal di daerah perkebunan swasta di Sawangan dan Jatinegara yang menderita tekanan berbagai pajak.

Dia merampok milik para petani yang diambil tuan tanah karena tidak mampu membayar pajak, seperti merampok hewan sitaan dan surat-surat tanah. Polisi sangat kewalahan dengan sepak terjang Entong Tolo. Di samping tidak adanya bukti kuat, para petani yang melindungi Entong Tolo juga menjadi kendala polisi untuk menangkapnya. Dia selalu berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran polisi.

Kurang lebih 4 tahun melakukan aksi perampokan akhirnya pada November 1908 melalui bantuan seorang camat Sawangan yang memiliki keberanian dan keahlian maen pukulan, Entong Tolo berhasil diringkus. Untuk mengantisipasi aksi lanjut Entong Tolo setelah keluar penjara, Residen Batavia mengusulkan untuk membuang Entong Tolo ke Manado dengan diberi tunjangan f10/bulan selama 6 bulan di pembuangannya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Rekomendasi
Jeda Hidrasi Piala Dunia...
Jeda Hidrasi Piala Dunia 2026: Demi Pemain atau Senjata Rahasia Pelatih?
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Berita Terkini
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Infografis
Bikin Kecanduan dan...
Bikin Kecanduan dan Pengaruhi Otak, WHO Larang Vape
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved