Korsleting Listrik, Rumah Terbakar di Pemukiman Padat Penduduk
Minggu, 12 September 2021 - 22:01 WIB
loading...
Satu rumah di pemukiman padat penduduk di Toraja Utara ludes terbakar dan rata dengan tanah. Foto: Ilustrasi/SINDONews
A
A
A
TORAJA UTARA - Diduga akibat korsleting listrik , rumah warga di pemukiman padat penduduk di Toraja Utara , Sulawesi Selatan (Sulsel) ludes terbakar .
Satu unit rumah panggung milik warga di Lembang Sereale, Kecamatan Tikala, Toraja Utara, ludes terbakar dan rata dengan tanah.
Baca juga: Gara-gara Jerigen, 2 Rumah Ludes Terbakar di Deliserdang
Diketahui, api begitu cepat membakar rumah warga tersebut, dan menghabiskan seisi rumah milik keluarga, Dorce Duma.
“Warga bahu membahu berusaha memadamkan api, namun api terus membara dan membakar rumah tersebut,” kata warga sekitar, Y Rante.
Sementara itu, lima unit mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk menjinakkan amukan si jago merah.
Baca juga: Empat Rumah di Samarinda Ludes Terbakar Saat Warga Terlelap Tidur
Selama kurang lebih dua jam, warga dan petugas pemadam dapat memadamkan api, akibat kebakaran tersebut bangunan rumah panggung beserta isinya ludes terbakar.
Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Satu unit rumah panggung milik warga di Lembang Sereale, Kecamatan Tikala, Toraja Utara, ludes terbakar dan rata dengan tanah.
Baca juga: Gara-gara Jerigen, 2 Rumah Ludes Terbakar di Deliserdang
Diketahui, api begitu cepat membakar rumah warga tersebut, dan menghabiskan seisi rumah milik keluarga, Dorce Duma.
“Warga bahu membahu berusaha memadamkan api, namun api terus membara dan membakar rumah tersebut,” kata warga sekitar, Y Rante.
Sementara itu, lima unit mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk menjinakkan amukan si jago merah.
Baca juga: Empat Rumah di Samarinda Ludes Terbakar Saat Warga Terlelap Tidur
Selama kurang lebih dua jam, warga dan petugas pemadam dapat memadamkan api, akibat kebakaran tersebut bangunan rumah panggung beserta isinya ludes terbakar.
Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
(nic)
Lihat Juga :