Geruduk Pemkab Bekasi, Puluhan Guru Honorer Desak Kadisdik Dipecat

Selasa, 07 September 2021 - 12:32 WIB
loading...
Geruduk Pemkab Bekasi,...
Puluhan guru honorer menggeruduk Kompleks Perkantoran Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Selasa (7/9/2021). Foto: SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A A A
BEKASI - Puluhan guru honorer menggeruduk Kompleks Perkantoran Pemkab Bekasi di Jalan Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Selasa (7/9/2021). Mereka mendesak pemerintah daerah setempatmemecat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Carwinda.

Dengan memakai seragam, puluhan guru honorer membawa bendera bertahan di pintu masuk dan meminta pemerintah segera menindaklanjuti tuntutan guru yang tergabung dalam Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI) Kabupaten Bekasi. Bahkan, mereka akan terus melakukan aksi dan menginap hingga tuntutannya dikabulkan.
Baca juga: Kemendikbud Harus Jelaskan Kabar Penutupan Slot CPNS untuk Guru Honorer di 2022

Dalam orasinya, Ketua FPHI Kabupaten Bekasi Andi Heriyana meminta Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan segera mengevaluasi Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi. ”Karena banyak dosa sejarah dalam dunia pendidikan di Kabupaten Bekasi,” katanya, Selasa (7/9/2021).

Salah satu permasalahan yakni dana BOS Regular yang bersumber dari APBN banyak bermasalah. Misalnya, dana disunat yang harus diterima GTK di tiap sekolah, GTK Non ASN banyak mengalami pemotongan dana BOS Pusat. ”Ini pungli dan jadi gratifikasi. Patut diduga Dinas Pendidikan menjadi sarang mafia dan sindikat,” tegasnya.
Baca juga: Formasi Guru PNS 2022 Bakal Ditiadakan, P2G: Nasib Guru Honorer Makin Suram

Mereka juga menuntut pemerintah segera mengangkat GTK Non ASN baru tanpa masa pengabdian, sementara GTK Non ASN (Guru dan Tenaga Kependidikan) yang telah puluhan tahun mengabdi diabaikan. Pengangkatan GTK Non ASN baru itu berbau kongkalikong.

Andi menduga Carwinda lebih asyik jualan rumah kepada GTK Non ASN yang disinyalir berbau uang ketimbang melakukan kerja profesional dan kerja fokus atas tugasnya sebagai Kadisdik. Hampir tiap kecamatan beredar seruan agar GTK beli rumah, ini artinya kerja tidak fokus dan tidak profesional.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Usulan Tambahan Anggaran...
Usulan Tambahan Anggaran Rp5,783 T untuk Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag Disetujui Kemenkeu
Rekomendasi
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved