2 Jenazah TNI Korban KKB Tiba di Bandara Sultan Hasanuddin
Jum'at, 03 September 2021 - 17:37 WIB
loading...
Upacara penerimaan jenazah secara militer di Cargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Jumat (3/9). Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide
A
A
A
MAKASSAR - Dua jenazah prajurit TNI korban Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Maybrat, Papua Barat pada Kamis 2 September kemarin, tiba di kargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Jumat (3/9).
Keduanya yakni Pratu Zul Ansyari Anwar dan Praka Muhammad Dhirhamzah. Kedua jenazah ini tiba dari Papua menggunakan pesawat Batik Air. Mereka adalah dua dari empat prajurit TNI yang gugur dalam serangan KKB .
Baca juga:Jadi Korban KKB, Jenazah TNI Asal Sulsel Dibawa ke Kampung Halamannya Hari Ini
Sejumlah keluarga tampak sudah menunggu kedatangan jenazah sejak pukul 14.00 Wita.
Sebelum dinaikkan ke ambulans, terlebih dahulu dilaksanakan upacara penerimaan jenazah secara militer dari Kodam Cendrawasih kepada inspektur upacara, untuk selanjutnya diserahkan ke keluarga.
Upacara militer ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada kedua korban yang gugur saat bertugas.
Baca juga:PLN dan Kodam XIII/Merdeka Sinergi Percepat Pembangunan Proyek Nasional
Adik ipar almarhum Pratu Zul Ansyari Anwar, Imran Ramadhan mengaku datang ke kargo Bandara Sultan Hasanuddin bersama kakaknya yang merupakan istri almarhum.
"Rencananya almarhum akan langsung dimakamkan di Barru di kampung halaman orang tua almarhum," katanya.
Di mata keluarga, almarhum merupakan sosok yang baik dan ramah. "Almarhum baik dan penyayang sama keluarga, terutama istrinya," akunya.
Baca juga:Ikut SKD CASN, Warga Maros Diberi Layanan Tes Antigen Gratis
Dia menyampaikan, istri almarhum baru memperoleh kabar beberapa jam setelah kejadian. "Kejadiannya itu sekitar pukul 03.00 dini hari, tapi istrinya baru dapat kabar pukul 09.00 Wita," katanya.
Pratu Zul sendiri menjabat Taintai 4 Ru Intai Ton Taikam Denma Brigif 22/OM Dam XIII/Mdk Gorontalo. Ia ditugaskan ke Papua Barat sebagai Satuan Tugas (Satgas) Aparat Teritorial atau perbantuan guna memperkuat satuan teritorial.
Keduanya yakni Pratu Zul Ansyari Anwar dan Praka Muhammad Dhirhamzah. Kedua jenazah ini tiba dari Papua menggunakan pesawat Batik Air. Mereka adalah dua dari empat prajurit TNI yang gugur dalam serangan KKB .
Baca juga:Jadi Korban KKB, Jenazah TNI Asal Sulsel Dibawa ke Kampung Halamannya Hari Ini
Sejumlah keluarga tampak sudah menunggu kedatangan jenazah sejak pukul 14.00 Wita.
Sebelum dinaikkan ke ambulans, terlebih dahulu dilaksanakan upacara penerimaan jenazah secara militer dari Kodam Cendrawasih kepada inspektur upacara, untuk selanjutnya diserahkan ke keluarga.
Upacara militer ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada kedua korban yang gugur saat bertugas.
Baca juga:PLN dan Kodam XIII/Merdeka Sinergi Percepat Pembangunan Proyek Nasional
Adik ipar almarhum Pratu Zul Ansyari Anwar, Imran Ramadhan mengaku datang ke kargo Bandara Sultan Hasanuddin bersama kakaknya yang merupakan istri almarhum.
"Rencananya almarhum akan langsung dimakamkan di Barru di kampung halaman orang tua almarhum," katanya.
Di mata keluarga, almarhum merupakan sosok yang baik dan ramah. "Almarhum baik dan penyayang sama keluarga, terutama istrinya," akunya.
Baca juga:Ikut SKD CASN, Warga Maros Diberi Layanan Tes Antigen Gratis
Dia menyampaikan, istri almarhum baru memperoleh kabar beberapa jam setelah kejadian. "Kejadiannya itu sekitar pukul 03.00 dini hari, tapi istrinya baru dapat kabar pukul 09.00 Wita," katanya.
Pratu Zul sendiri menjabat Taintai 4 Ru Intai Ton Taikam Denma Brigif 22/OM Dam XIII/Mdk Gorontalo. Ia ditugaskan ke Papua Barat sebagai Satuan Tugas (Satgas) Aparat Teritorial atau perbantuan guna memperkuat satuan teritorial.
(luq)
Lihat Juga :