Jadi Korban KKB, Jenazah TNI Asal Sulsel Dibawa ke Kampung Halamannya Hari Ini
Jum'at, 03 September 2021 - 15:16 WIB
loading...
Suasana di kediaman Praka Dirhamsah di Kabupaten Pangkep, Sulsel. Foto: Istimewa
A
A
A
PANGKEP - 4 prajurit TNI gugur diserang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Kamis 2 September malam. Mereka yakni Praka Dirhamsah, Pratu Zul Anshari, Serda Amrosius, dan Lettu Dirman.
Dua dari empat korban akan diterbangkan ke kampung halamannya di Sulsel hari ini. Keduanya Praka Dirhamsah ke Kabupaten Pangkep dan Pratu Zul Anshari ke Kabupaten Barru.
Baca juga: Satgas Nemangkawi Temukan Penyimpanan Senjata Api KKB Kelompok Gigen Telenggeng
Sementara Serda Amrosius, diterbangkan ke Kabupaten Sintang dan Lettu Dirman dipulangkan ke Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Hasma Arsyad, orang tua dari Praka Dirhamsah mengaku sudah mendapatkan firasat buruk sebelum mendapat kabar. Pikiran gelisah membuatnya tak dapat tidur.
"Saya ngomong sama bapaknya kenapa perasaan saya tidak enak, tapi saya pikir cuma biasa, sampai pagi saya anggap masih biasa, tapi sampai di kantor saya dapat kabar anak saya meninggal sekitar pukul 10.00 WITA," kata Hasma, kemarin malam.
Baca juga:Ibunda Praka Dirhamsah Sempat Berfirasat Buruk Sebelum Dapat Kabar Putranya Gugur di Papua
Almarhum Praka Muhammad Dirhamsyah merupakan putra pertama dari tiga bersaudara. Ia meninggalkan seorang istri dan anak yang masih kecil.
Keluarga di Kabupaten Pangkep telah menggelar takziah pada Kamis malam sambil menunggu kedatangan jenazah hari ini.
Dua dari empat korban akan diterbangkan ke kampung halamannya di Sulsel hari ini. Keduanya Praka Dirhamsah ke Kabupaten Pangkep dan Pratu Zul Anshari ke Kabupaten Barru.
Baca juga: Satgas Nemangkawi Temukan Penyimpanan Senjata Api KKB Kelompok Gigen Telenggeng
Sementara Serda Amrosius, diterbangkan ke Kabupaten Sintang dan Lettu Dirman dipulangkan ke Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Hasma Arsyad, orang tua dari Praka Dirhamsah mengaku sudah mendapatkan firasat buruk sebelum mendapat kabar. Pikiran gelisah membuatnya tak dapat tidur.
"Saya ngomong sama bapaknya kenapa perasaan saya tidak enak, tapi saya pikir cuma biasa, sampai pagi saya anggap masih biasa, tapi sampai di kantor saya dapat kabar anak saya meninggal sekitar pukul 10.00 WITA," kata Hasma, kemarin malam.
Baca juga:Ibunda Praka Dirhamsah Sempat Berfirasat Buruk Sebelum Dapat Kabar Putranya Gugur di Papua
Almarhum Praka Muhammad Dirhamsyah merupakan putra pertama dari tiga bersaudara. Ia meninggalkan seorang istri dan anak yang masih kecil.
Keluarga di Kabupaten Pangkep telah menggelar takziah pada Kamis malam sambil menunggu kedatangan jenazah hari ini.
(luq)
Lihat Juga :