Akselerasi Pemulihan Ekonomi, Ridwan Kamil Gali Potensi Pasar Ekspor Tiongkok

Jum'at, 03 September 2021 - 10:37 WIB
loading...
Akselerasi Pemulihan...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat menghadiri Webinar Menembus Raksasa Perdagangan Tiongkok, The Largest Marketplace in the World dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (2/9/2021). Foto/Humas Pemprov Jabar
A A A
BANDUNG - Pemprov Jawa Barat (Jabar) terus berupaya memperluas potensi pasar ekspor ke Tiongkok sebagai bagian upaya pemulihan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menuturkan, pihaknya sedang menggali informasi dari market intellegent di Tiongkok, salah satunya melalui Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia, Djauhari Oratmangun. Baca juga:Kebut Vaksinasi COVID-19 bagi Pelajar, Pemprov Jabar Gandeng Swasta

Sejumlah pelaku usaha, asosiasi perusahaan, dan 27 pemerintah daerah di Jabar pun dipertemukan dengan Djauhari dalam Webinar "Menembus Raksasa Perdagangan Tiongkok, The Largest Marketplace in the World," yang diinisiasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar, Kamis (2/9/2021).

"Dalam rangka memperluas pasar ekspor, kami ingin melihat peluang-peluang apa saja yang bisa dikembangkan melalui informasi dari market intellegent," kata Ridwan Kamil.

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu berharap, gambaran dan informasi dari Dubes RI untuk Tiongkok dan Mongolia mengenai potensi pasar ekspor di Tiongkok dapat dimanfaatkan oleh para pelaku industri skala besar, menengah, dan UMKM di Jabar.

"Karena sering kali problem di kami adalah kurangnya pengetahuan pasar yang kadang-kadang tidak kami pahami secara menyeluruh, sehingga Dubes bisa memberikan gambaran-gambaran atau informasi berharga," tuturnya.

Sebagai informasi, sejauh ini, Jabar sudah menjalin kerja sama sister province dengan empat provinsi di Tiongkok, yaitu Guangxi Zhuang, Chongqing, Sichuan, dan Heilongjiang. Kerja sama tersebut diyakini akan memudahkan ekspor produk Jabar ke Tiongkok. Baca juga: Ridwan Kamil Soal Vaksinasi: No One Safe Until Everyone Is Safe
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Menteri dan Deretan...
Menteri dan Deretan Tokoh Daerah Bedah Transisi Ekonomi Jakarta
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Kolaborasi Pemprov dan...
Kolaborasi Pemprov dan BI Jakarta Dorong Industri Film sebagai Pertumbuhan Ekonomi Baru
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Tumbuh Kuat
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
Rekomendasi
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved