Diam-diam 21 TKA asal China dan India Bekerja di Kolaka Sultra sejak Awal 2021

Selasa, 31 Agustus 2021 - 20:10 WIB
loading...
Diam-diam 21 TKA asal...
Diam -diam sebanyak 21 Tenaga Kerja Asing (TKA) dari China dan India masuk dan bekerja di dua perusahaan di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Foto iNews TV/Asdar L
A A A
KOLAKA - Disaat pandemi COVID-19 melanda tanah air Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara justru diserbu 21 Tenaga Kerja Asing (TKA) dari luar negeri. Ke-21 TKA tersebut 17 diantaranya TKA asal China yang didatangkan untuk pekerjaan pembangunan smelter di Kecamatan Pomalaa. Sementara empat TKA lainnya merupakan warga negara India yang dipekerjakan di Perusahaan Minyak Atsiri yang ada di Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka.

TKA asing tersebut datang ke Kolaka melalui Bandara Haluoleo Kendari sejak awal tahun 2021.

Baca juga :Saat COVID-19 Masih Menggila, 17 TKA China Masuk Kolaka untuk Bangun Smelter

Kepala Bidang Pembinaan Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kolaka Hartono mengatakan, ke 21 TKA asal China dan India tersebut bekerja di dua perusahaan yang berbeda.

"Sebanyak 17 TKA asal China datang di Kolaka pada bulan Juni 2021 lalu untuk dipekerjakan di PT Mapan Asri Sejahtera yang ada di Desa Sopura, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara. Mereka bekerja untuk melanjutkan pembangunan smelter pengolahan ore nikel yang tertunda sejak beberapa tahun yang lalu. Sementara empat orang TKA asal negara India datang ke Kolaka sejak Maret 2021 lalu. Mereka bekerja di perusahaan PT Van Aroma yang ada di Kelurahan Mangolo, Kabupaten Kolaka," kata Hartono.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenazah Anggota BPK...
Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Akan Dimakamkan di Kolaka Sulawesi Tenggara
Eksklusif! Mantan Karyawan...
Eksklusif! Mantan Karyawan PT IMIP Blak-blakan Alasan Dibangunnya Bandara IMIP
Pengirim Teror Bom Pesawat...
Pengirim Teror Bom Pesawat Saudi Airlines Terdeteksi di India
Pangdam XIV Hasanuddin...
Pangdam XIV Hasanuddin Dukung Smelter Ceria Group Jadi Perusahaan Level Dunia
Jatuh ke Laut, Murid...
Jatuh ke Laut, Murid TK di Kolaka Tewas Mengapung sambil Memeluk Tiang Jembatan
Lapangan Konggoasa Kolaka...
Lapangan Konggoasa Kolaka Jadi Saksi Dukungan untuk ASR-Hugua
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Rekomendasi
Australia Tumbangkan...
Australia Tumbangkan Turki 2-0, Socceroos Kirim Ancaman di Piala Dunia 2026
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Berita Terkini
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
Infografis
Bomber Siluman B-21...
Bomber Siluman B-21 AS Mampu Dideteksi dan Dihabisi oleh China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved