Khawatir Gempa Susulan, Warga Tojo Una-Una Sulteng Bertahan di Pengungsia

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 18:21 WIB
loading...
Khawatir Gempa Susulan,...
Masyarakat di Tojo Una-Una, Sulteng memilih bertahan di tempat pengungsian karena khawatir terjadi gempa susulan pasca gempa bumi berkekuatan 5,8 Magnitudo (M). Foto/BPBD Tojo Una-Una
A A A
TOJO UNA-UNA - Sebanyak 1.050 warga Kabupaten Tojo Una-Una , Sulawesi Tengah (Sulteng) memilih bertahan di tempat pengungsian karena khawatir terjadi gempa susulan pasca gempa bumi berkekuatan 5,8 Magnitudo (M). Gempa tersebut terjadi pada Kamis (26/8/2021) terjadi pukul 09.14 WIB, dengan kedalaman pusat gempa 10 kilometer.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tojo Una-Una menyatakan hingga saat ini sudah ada tiga pos pengungsian yang tersedia. Ketiga tempat pengungsian itu yaitu di bekas pemancar TVRI Desa Labuan dengan jumlah pengungsi sebanyak 112 Kepala Keluarga (KK) atau 300 jiwa.

Lokasi kedua di Desa Padang Tumbuo sebanyak 139 KK atau 500 jiwa, dan lokasi ketiga rumah jabatan Bupati Tojo Una-Una sebanyak 60 KK atau 250 jiwa. Selain itu, gempa menyebabkan 1 warga meninggal dunia akibat tertimpa bangunan yang roboh.

Baca juga: Antisipasi Gempa Bumi Megathrus Selatan Jawa, BMKG Aktivasi Sirine Tsunami di Pangandaran

BPBD mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap tenang dan memantau informasi dari sumber resmi. Di samping itu, BPBD setempat juga telah mendirikan dapur umum untuk kebutuhan para pengungsi.

"Alhamdulillah pengungsi ditangani dengan baik, termasuk pendirian dapur umum," ujar Kepala Seksi Logistik BPBD Kabupaten Tojo Una-Una, Rifai, Sabtu (28/8).

Rifai menambahkan bahwa pemerintah daerah sudah menerima 9 koli masker bantuan BNPB untuk diberikan kepada para pengungsi. "Saat ini sudah kami terima masker dari BNPB sebanyak sembilan koli, kami bagikan ke warga di pengungsian supaya prokol kesehatan tetap terjaga," ujar Rifai.

Baca juga: Gempa Bumi Berkekuatan M5,3 Guncang Paluta, Warga Ketakutan

Selain itu, pihaknya dibantu dengan tim gabungan berupaya mendirikan tenda pengungsian serta rutin melakukan pemantuan pengungsian di lapangan untuk memastikan pemberian bantuan logistik terpenuhi.

Sedangkan dampak kerusakan mengalami penambahan, per 27 Agustus 2021, pukul 18.00 WIB, BPBD mencatat total rumah rusak sebanyak 57 unit.. Rinciannya, rumah rusak berat 2 unit, rusak sedang 1 unit dan rusak ringan 55 unit. Kerusakan juga juga terjadi pada fasilitas umum berupa rumah sakit rusak ringan 1 unit dan masjid rusak ringan 1.

Sementara itu, Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menambahkan analisis kondisi geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Dengan melihat lokasi dan kedalaman pusat gempa bumi, kejadian gempa tersebut berasosiasi dengan aktivitas sesar aktif di sekitar lokasi pusat gempa.

Susunan geologi daratan Tojo Una-Una mengalami proses pelapukan secara alami yang bersifat urai, lunak, lepas, belum kompak. Kondisi ini akan memperburuk apabila terjadi guncangan gempa. "Potensi lain yang dapat terjadi yaitu adanya gerakan tanah atau longsoran akibat guncangan kuat di daerah tersebut, atau dipicu oleh curah hujan tinggi," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Sejumlah Bangunan Rusak...
Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 Palu
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Rekomendasi
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Jeda Hidrasi Piala Dunia...
Jeda Hidrasi Piala Dunia 2026: Demi Pemain atau Senjata Rahasia Pelatih?
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Berita Terkini
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved