Palsukan Koordinat Absen, Tunjangan Kinerja ASN Pangandaran Tak Dibayar

Jum'at, 29 Mei 2020 - 20:19 WIB
loading...
Palsukan Koordinat Absen,...
Asisten Daerah III Kabupaten Pangandaran Suheryana. Foto: SINDOnews/syamsul maarif
A A A
PANGANDARAN - Pemalsuan titik koordinat Absensi Kehadiran Berbasis Ponsel (AKBP) dilakukan merata oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Pangandaran di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Asisten Daerah III Kabupaten Pangandaran Suheryana mengatakan telah memerintahkan seluruh kepala OPD untuk membina para ASN tersebut.

"Pelaku merupakan ASN yang berdomisili di luar Kabupaten Pangandaran. Sebagian ASN berdomisili di Pangandaran, namun sedang ada keperluan di luar Pangandaran," kata Suheryana, Jum'at, (29/05/2020).

(Baca: Menko PMK Khawatir Sekolah Jadi Kluster Penyebaran Baru COVID-19)

Menurut Suheryana, AKBP baru diberlakukan tiga bulan sejak kebijakan work from home (WFH) dan dianggap masih tahap percobaan. Karena itu, pelanggaran absensi yang dilakukan tidak berpengaruh pada tunjangan kerja.

Namun, bila ke depan AKBP dipermanenkan, ASN yang memalsukan titik kordinat dan bolos tanpa alasan akan diberikan sanksi yang lebih tegas.

"Selain tidak dibayarkan tunjangannya, ASN yang absen tidak memberikan keterangan atau memalsukan titik kordinat akan dikenakan hukuman disiplin," terang Suheryana.

(Baca: Dinyatakan Sembuh, Pasien Corona di Tasikmalaya Dapat Sertifikat Sehat)

Suheryana menjelaskan, sejak Pandemi Covid-19 Pemerintah Pusat mengintruksikan ASN yang melakkan WFH harus berada di daerah tempat ASN bertugas.

"Kami imbau ASN yang memiliki kepentingan ke luar daerah jangan sekali-kali memalsukan titik kordinat AKBP," jelasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Biadab, OPM Tembak Mati...
Biadab, OPM Tembak Mati ASN di Yahukimo Papua
Kisah Tono Suwarna,...
Kisah Tono Suwarna, Tinggalkan PNS Kini Jadi Petani Sukses Bawang Merah di Jabar
Layanan Publik di Aceh...
Layanan Publik di Aceh Pulih Pascabencana, Safrizal Sebut Kolaborasi Jadi Kunci
Mendagri: Kebijakan...
Mendagri: Kebijakan WFH Wajib Diikuti Seluruh Pemerintah Daerah
WFH ASN Hari Pertama,...
WFH ASN Hari Pertama, Polda Metro Jaya Klaim Jalan di Jakarta Lengang
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Gelar OTT, KPK Tangkap...
Gelar OTT, KPK Tangkap 5 ASN BPK
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Rekomendasi
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Berita Terkini
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved