Bupati Gowa Harap Bendungan Karalloe Segera Diresmikan
Jum'at, 20 Agustus 2021 - 20:43 WIB
loading...
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar di Bendungan Karalloe, Jumat (20/8). Foto: SINDOnews/Herni Amir
A
A
A
GOWA - Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, berharap agar Bendungan Karalloe segera diresmikan dan beroperasi. Hal itu disampaikan saat menghadiri acara Penutupan Pintu Terowongan Pengelak Bendungan Karalloe di Kecamatan Biringbulu dan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Jumat (20/8).
Ia menyebut bila bendungan dengan daya tampung sekitar 40 juta meter kubik itu diresmikan, maka manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat. Meski diakuinya, hampir secara keseluruhan manfaat atas keberadaan bendungan itu hanya dirasakan oleh kabupaten tetangga yaitu Jeneponto.
Baca juga:Fasilitas Perawatan Pasien Covid-19 Akan Dibangun di Malino
" Bendungan Karalloe ini memiliki daya tampung 40 juta meter kubik dan akan mengalir (mengairi-red) kurang lebih 7.000 hektare lahan di Kabupaten Jeneponto, semuanya untuk Kabupaten Jeneponto," ujar Adnan.
Adnan menuturkan Bendungan Karalloe bukan bendungan pertama di Gowa yang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luar daerahnya. Ia menyebut, sebelumnya ada Bendungan Bili-bili yang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat Makassar dan Kolam Regulasi Nipa-Nipa yang manfaatnya dirasakan oleh Kabupaten Maros.
"Jadi Kabupaten Gowa memang selalu memberikan kontribusi untuk kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Insyaallah, kami mendapatkan amal jariyahnya selama airnya terus mengalir, maka amalnya juga akan terus mengalir untuk masyarakat Kabupaten Gowa," tandasnya.
Baca juga:Pemkab Gowa Bakal Usulkan Semua Akses ke Bawakaraeng Ditutup Sementara
Ia menyebut bila bendungan dengan daya tampung sekitar 40 juta meter kubik itu diresmikan, maka manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat. Meski diakuinya, hampir secara keseluruhan manfaat atas keberadaan bendungan itu hanya dirasakan oleh kabupaten tetangga yaitu Jeneponto.
Baca juga:Fasilitas Perawatan Pasien Covid-19 Akan Dibangun di Malino
" Bendungan Karalloe ini memiliki daya tampung 40 juta meter kubik dan akan mengalir (mengairi-red) kurang lebih 7.000 hektare lahan di Kabupaten Jeneponto, semuanya untuk Kabupaten Jeneponto," ujar Adnan.
Adnan menuturkan Bendungan Karalloe bukan bendungan pertama di Gowa yang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luar daerahnya. Ia menyebut, sebelumnya ada Bendungan Bili-bili yang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat Makassar dan Kolam Regulasi Nipa-Nipa yang manfaatnya dirasakan oleh Kabupaten Maros.
"Jadi Kabupaten Gowa memang selalu memberikan kontribusi untuk kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Insyaallah, kami mendapatkan amal jariyahnya selama airnya terus mengalir, maka amalnya juga akan terus mengalir untuk masyarakat Kabupaten Gowa," tandasnya.
Baca juga:Pemkab Gowa Bakal Usulkan Semua Akses ke Bawakaraeng Ditutup Sementara
Lihat Juga :