Fasilitas Perawatan Pasien Covid-19 Akan Dibangun di Malino
Jum'at, 20 Agustus 2021 - 15:22 WIB
loading...
Petugas menyiapkan fasilitas perawatan pasien Covid-19 di salah satu rumah sakit. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
GOWA - Pemerintah Kabupaten Gowa akan membangun fasilitas perawatan yang nantinya juga digunakan untuk menangani pasien Covid-19 di Kota Malino, Kecamatan Tinggimoncong.
Pemkab Gowa menyiapkan anggaran total Rp6 miliar dari APBD 2021 untuk pembangunan fasilitas tersebut. Nantinya, fasilitas ini akan dibangun di sebelah Puskesmas Malino.
Baca juga:Sulsel Kini Punya 2 Fasilitas Isolasi Covid-19 Terintegrasi
"Kita bangun di samping Puskesmas Malino, karena kebetulan ada tanah kosong, nah itu yang kita beli. Jadi selain untuk perawatan, kita juga siapkan fasilitas isolasi," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa Hasanuddin, Jumat (20/8/2021)
Kepala Dinas menjelaskan, pembangunan fasilitas isolasi Covid-19 akan dilakukan tahun ini. Fasilitas ini diproyeksi rampung dan digunakan tahun depan. Sehingga nantinya bisa mengcover masyarakat dataran tinggi yang ingin melakukan perawatan isolasi Covid-19.
"Itu untuk masyarakat di wilayah dataran tinggi, karena khusus di dataran rendah itu perawatannya disiapkan di RS Syekh Yusuf yang ada di lantai 2 dan 3," kata Hasanuddin.
Baca juga:50 Persen Pasien Covid-19 di FIT Asrama Haji Sudiang Sembuh
Sementara itu, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, selain pembangunan fasilitas di Malino, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, agar tempat diklat di Gowa bisa digunakan sebagai lokasi isolasi apabila terjadi lonjakan kasus Covid-19.
"Iya jadi sekarang kita lagi sementara pembangunan tempat isolasi di Malino, puskesmas itu kita bangun untuk dataran tinggi, tempat isolasi Covid-19 ," katanya.
Baca juga:Kemenag Sulsel Gelar Pekan Vaksinasi, Plt Gubernur Bantu 6 Ribu Dosis
Tak hanya itu, di tahun ini Pemkab Gowa juga merencanakan membangun Infection Center di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf yang digunakan salah satunya untuk penanganan Covid-19.
"Infection center ini akan kita bangun sekitar 2 hingga 3 lantai. Nah di situ juga akan kita lakukan penanganan bagi pasien Covid-19 ," ujarnya.
Pemkab Gowa menyiapkan anggaran total Rp6 miliar dari APBD 2021 untuk pembangunan fasilitas tersebut. Nantinya, fasilitas ini akan dibangun di sebelah Puskesmas Malino.
Baca juga:Sulsel Kini Punya 2 Fasilitas Isolasi Covid-19 Terintegrasi
"Kita bangun di samping Puskesmas Malino, karena kebetulan ada tanah kosong, nah itu yang kita beli. Jadi selain untuk perawatan, kita juga siapkan fasilitas isolasi," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa Hasanuddin, Jumat (20/8/2021)
Kepala Dinas menjelaskan, pembangunan fasilitas isolasi Covid-19 akan dilakukan tahun ini. Fasilitas ini diproyeksi rampung dan digunakan tahun depan. Sehingga nantinya bisa mengcover masyarakat dataran tinggi yang ingin melakukan perawatan isolasi Covid-19.
"Itu untuk masyarakat di wilayah dataran tinggi, karena khusus di dataran rendah itu perawatannya disiapkan di RS Syekh Yusuf yang ada di lantai 2 dan 3," kata Hasanuddin.
Baca juga:50 Persen Pasien Covid-19 di FIT Asrama Haji Sudiang Sembuh
Sementara itu, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, selain pembangunan fasilitas di Malino, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, agar tempat diklat di Gowa bisa digunakan sebagai lokasi isolasi apabila terjadi lonjakan kasus Covid-19.
"Iya jadi sekarang kita lagi sementara pembangunan tempat isolasi di Malino, puskesmas itu kita bangun untuk dataran tinggi, tempat isolasi Covid-19 ," katanya.
Baca juga:Kemenag Sulsel Gelar Pekan Vaksinasi, Plt Gubernur Bantu 6 Ribu Dosis
Tak hanya itu, di tahun ini Pemkab Gowa juga merencanakan membangun Infection Center di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf yang digunakan salah satunya untuk penanganan Covid-19.
"Infection center ini akan kita bangun sekitar 2 hingga 3 lantai. Nah di situ juga akan kita lakukan penanganan bagi pasien Covid-19 ," ujarnya.
(luq)
Lihat Juga :