Kasus Rekayasa Form Data COVID-19 Pasien, Nakes RSU Tangsel Terancam Sanksi

Kamis, 19 Agustus 2021 - 23:29 WIB
loading...
Kasus Rekayasa Form...
Kasus rekayasa formulir penyelidikan epidemiologi COVID-19 pasien oleh seorang tenaga kesehatan (nakes) RSU Kota Tangerang Selatan (Tangsel), berbuntut panjang. MPI/Hambali
A A A
TANGERANG SELATAN - Kasus rekayasa formulir penyelidikan epidemiologi COVID-19 pasien oleh seorang tenaga kesehatan (nakes) RSU Kota Tangerang Selatan (Tangsel), berbuntut panjang. Komisi 2 DPRD Kota Tangsel merencanakan pemanggilan terhadap RSU dan Dinas Kesehatan (Dinkes).

Hal itu untuk mengklarifikasi kejadian yang dialami seorang pasien sebelumnya hingga menuai protes pihak keluarga. "Saya minta Direktur RSUD memanggil nakes yang bersangkutan," tegas anggota Komisi 2 DPRD Tangsel, Alex Prabu, Kamis (19/08/21).

Dia melanjutkan, jika terbukti melakukan pelanggaran maka nakes tersebut harus segera diberi sanksi tegas. Sebab, apa yang dilakukannya berdampak luas terhadap kepercayaan masyarakat atas pelayanan medis di rumah sakit.

"Dan memberikan sanksi atau peringatan keras agar tidak terulang kembali. Yang harus mengisi form adalah pasien atau keluarga yang mendampingi," sambungnya. (Baca juga; Kebakaran Hebat Hanguskan Sejumlah Rumah di Tangerang Selatan )

Rekayasa formulir penyelidikan epidemiologi COVID-19 itu dialami pasien berinisial RE (39). Sang suami, AM, kaget lantaran ada beberapa lembar formulir yang justru sudah terisi tanpa sepengetahuan dia dan istrinya.

Dalam formulir itu, tertera beberapa poin pertanyaan mengenai informasi klinis pasien RE yang diisi sendiri oleh nakes. Di mana nakes berinisial SU mencentang pilihan jawaban 'Ya' pada kolom yang tersedia. (Baca juga; Disdikbud Terbitkan 8 Aturan Pembelajaran Tatap Muka di Tangerang Selatan )

Poin-poin yang sudah terisi tersebut menjelaskan, jika kondisi RE tengah mengalami batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak napas, sakit kepala, serta suhu tubuh yang dicentang dengan keterangan lebih dari 38 derajat celcius.

Sementara, Kepala Dinkes Kota Tangsel, Alin Hendarlin, enggan menjelaskan detail kejadian itu. Terakhir, dia hanya menjawab singkat setelah beberapa kali dikonfirmasi. "Kami akan minta konfirmasi secara lengkap dulu ke RSU ya," katanya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UGM Tegaskan Belum Akan...
UGM Tegaskan Belum Akan Ubah Nomenklatur Teknik Menjadi Rekayasa
Prodi Teknik Berubah...
Prodi Teknik Berubah Nama Jadi Rekayasa, DPR Berharap Riset dan Inovasi Bisa Makin Maju
Kemendiktisaintek Buka...
Kemendiktisaintek Buka Suara Soal Jurusan Teknik Ganti Nama Jadi Rekayasa
Rekomendasi
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Konser Reuni BTS di...
Konser Reuni BTS di Busan Molor 75 Menit, HYBE Minta Maaf dan Jelaskan Penyebabnya
Benarkah Muharram atau...
Benarkah Muharram atau Suro Bulan Keramat? Begini Pandangan Islam
Berita Terkini
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia Melonjak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved