Kisah Sukses Willy Maulana, Modifikasi Miniatur Mobil Garapannya Tembus Eropa dan Amerika

Kamis, 19 Agustus 2021 - 13:00 WIB
loading...
Kisah Sukses Willy Maulana,...
Willy Maulana berada di workshop modifikasi mobil miniatur miliknya di Jalan Atlas Raya No 29 A, Antapani, Kota Bandung, Jabar. Foto/Ist
A A A
BANDUNG - Kisah sukses Willy Maulana, pria asal Kota Bandung, Jawa Barat bisa dijadikan inspirasi. Modifikasi mobil miniatur garapannya berhasil menembus pangsa pasar Asia, Eropa dan Amerika.

Awalnya, Willy tak pernah berpikir keahliannya di bidang desain grafis akan membawa pada bisnis yang jauh berbeda. Dia justru sukses membangun bisnis modifikasi miniatur mobil dengan brandnya Hyperblast Custom.

Dia memiliki keahlian modifikasi miniatur aneka mobil standar, off road, hingga mobil super hero. Bedanya, mobil modifikasi buatnya dibuat dengan detail lengkap dengan warna yang unik dan menarik.

Bisnisnya itu telah dibangun sejak tahun 1999 lalu. Awalnya dia adalah seorang desain grafis untuk produk kaus, cover kaset, tas, dan lainnya. Hasil desainnya, biasanya dipakai untuk beberapa clothing di Bandung. Namun, seiring waktu bisnis ini banyak saingan dan memudar.

"Pada tahun 1999 saya mulai menekuni memodifikasi miniatur mobil. Awalnya saya mendapat miniatur mobil 4x4 yang dulu sangat melekat ketika tinggal di Sumatera. Tetapi warnanya kurang pas, sejak saat itu saya coba ubah warnanya," ungkap Willy.

Baca juga: Kisah Sukses Pemuda 19 Tahun, Bikin 69 Cabang Toko Roti di Tengah Pandemi

Sejak saat itu, dia mulai tertarik dengan modifikasi miniatur mobil ini. Dia pun akhirnya menemukan komunitas yang memiliki hobby serupa. Saat itu kemampuannya semakin terasah. Dia pun konsisten menekuni kegemarannya itu dengan membuat modifikasi yang lebih detail.

Baca juga: 57 Tahun Hilang Kontak, 2 Mantan Pengawal Jenderal Soedirman dan Moestopo Ketemu

"Kalau awalnya hanya merubah warna saja, tapi seiring waktu terus berkembang melakukan modifikasi lainnya. Seperti membuat pintu agar bisa dibuka, cap mesin bisa dibuka tutup, hingga membuat suspensi. Sehingga sangat mendekati aslinya," paparnya.

Setelah yakin karyanya menarik, dia pun mencoba menawarkan hasil karyanya kepada teman dan pecinta otomotif lainnya. Responsnya pun cukup bagus. Walaupun saat itu, media promosi masih sangat terbatas, tak seperti saat ini. Namun kepercayaan konsumen cukup banyak.

Jika awalnya hanya menjadi bisnis sampingan, maka sejak 2010 Willy memutuskan untuk serius terjun secara total menggeluti bidang ini. Dia banting setir, fokus dan membangun workshop di dekat rumahnya di daerah Antapani, Kota Bandung. Dia pun merekrut satu orang lainnya untuk membantu menyelesaikan banyaknya pesanan.

"Sampai sekarang bisa dibilang cukup lancar, tidak ada kendala berarti. Dalam satu bulan rata rata bisa menyediakan antara 100 sampai 120 unit. Dalam setahun bisa sampai 1.000 unit," beber pria yang sering mengenakan topi ini.

Dia menyebut untuk menggeluti bisnis ini dia harus betul betul paham atas kendaraan yang bakal dibuat miniatur. Apalagi miniatur mobil off road, harus dibuat sangat detail dengan spesifikasi fungsi secara detail. Misalnya posisi persneling, suspensi, penggerak, hingga roda.

"Saya pelajari semua, mulai dari karakter, medan, dan spesifikasi mobil. Dari awalnya yang tidak tahu sama sekali, sekarang saya banyak belajar tentang otomotif," bebernya.

Berkat kemampuan dan spesifikasi membuat miniatur mobil yang dia bikin, banyak mendatangkan pundi-pundi uang. Pemesannya pun dari berbagai segmen, baik corporate, perorangan, lembaga, instansi, hingga perusahaan besar. Terakhir, dia pun mendapat pesanan dari Ketua MPR Bambang Soesatyo.

Bahkan, banyak peminat dari luar negeri. Mulai dari Asia, Amerika, hingga Eropa. Namun konsumen terbanyak berasal dari Eropa dan Amerika. Setiap konsumen pun memiliki minat sendiri atas modifikasi mobil.

Misalnya konsumen Amerika, paling senang dengan miniatur mobil yang berkarakter super hero seperti mobil Batman. Ada juga modifikasi mobil yang dibuat cukup ekstrim, layaknya di film terkenal.

Untuk meniatur mobil mulai dari ukuran 7 cm, dia membuka harga mulai dari Rp150.000 per unit. "Saya bersyukur lewat hoby ini rezeki saya sangat mencukupi untuk hidup saya dan keluarga," pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Cetak Pemuda Adaptif...
Cetak Pemuda Adaptif dan Inovatif, Amanah Aceh Gelar Kegiatan FLB
Pansus 12 DPRD Kota...
Pansus 12 DPRD Kota Bandung Rampungkan Raperda Kesejahteraan Sosial, Segera Masuki Tahap Harmonisasi
DPRD Kota Bandung Targetkan...
DPRD Kota Bandung Targetkan Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko Segera Rampung
Pemkab Bandung Gandeng...
Pemkab Bandung Gandeng Anak Muda Sukseskan Program ISWMP
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
SPMB Kota Bandung 2026...
SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Simak Kuota, Syarat, dan Jadwal
The Body Art Festival...
The Body Art Festival 2026 Pertemukan Seni Tato dan Otomotif
Rekomendasi
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
KPK Ungkap Dugaan Intervensi...
KPK Ungkap Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Kasus Perubahan Opini Audit Pemkab Muara Enim
Berita Terkini
Besok Puncak HUT ke-499...
Besok Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Info Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkirnya
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved