Sejak Pandemi COVID 19, Grab Express Catat Kenaikan 40%
Selasa, 21 April 2020 - 13:09 WIB
loading...
A
A
A
“Tapi saya sadar bahwa ada orang lain yang nasibnya bergantung kepada saya, contohnya pegawai saya dan juga pengemudi GrabExpress yang membantu mengirimkan makanan untuk pelanggan saya,” ujar Fitri. (Baca juga; Bio Farma Siap Produksi 100.000 RT PCR Test Kit )
Fitri merasa terbantu dengan Kirim ke banyak tujuan dan banyak pemesanan sekaligus. Dia bisa mengirimkan hingga ke 5 alamat dalam 1 pesanan dan memesan hingga 10 mitra pengemudi dalam waktu yang bersamaan. Fitur ini menurutnya membantunya untuk dapat menghemat waktu dan mengirimkan pesanan dengan lebih cepat.
Kisah lainnya, dialami apotek E-Medica, sebuah apotek yang berlokasi di Surabaya Barat. Semenjak COVID-19 mewabah, di apotek ini banyak mitra pengiriman GrabExpress yang datang ke apotek tersebut dan pergi dengan membawa paket barang yang berisi obat dan alat kesehatan yang akan diantarkan ke pelanggan.
Ratno Sanjoko, pemilik apotek E-Medica ini mengaku selama pandemi COVID-19 beberapa usahanya yang lain menjadi lesu bahkan harus menutup sementara beberapa usahanya yang bergerak di bidang jasa. “Memang selama pandemi ini beberapa usaha saya harus saya tutup sementara, tapi hal tersebut tidak mematahkan semangat saya. Karena saya yakin di balik ini pasti ada yang bisa kita petik. Para karyawan saya perbantukan di apotek,” ujar Ratno.
Selama pandemi ini, dia menjelaskan bahwa gerai apotek yang di miliki mengalami kenaikan sebanyak 60% karena banyak masyarakat yang mulai sadar akan kesehatan dan kebersihan diri mereka. Ratno juga melihat adanya kenaikan pesanan pelanggan secara online melalui GrabExpress dimana dia sangat terbantu dengan fitur Nalangin yang dimiliki oleh GrabExpress.
Fitri merasa terbantu dengan Kirim ke banyak tujuan dan banyak pemesanan sekaligus. Dia bisa mengirimkan hingga ke 5 alamat dalam 1 pesanan dan memesan hingga 10 mitra pengemudi dalam waktu yang bersamaan. Fitur ini menurutnya membantunya untuk dapat menghemat waktu dan mengirimkan pesanan dengan lebih cepat.
Kisah lainnya, dialami apotek E-Medica, sebuah apotek yang berlokasi di Surabaya Barat. Semenjak COVID-19 mewabah, di apotek ini banyak mitra pengiriman GrabExpress yang datang ke apotek tersebut dan pergi dengan membawa paket barang yang berisi obat dan alat kesehatan yang akan diantarkan ke pelanggan.
Ratno Sanjoko, pemilik apotek E-Medica ini mengaku selama pandemi COVID-19 beberapa usahanya yang lain menjadi lesu bahkan harus menutup sementara beberapa usahanya yang bergerak di bidang jasa. “Memang selama pandemi ini beberapa usaha saya harus saya tutup sementara, tapi hal tersebut tidak mematahkan semangat saya. Karena saya yakin di balik ini pasti ada yang bisa kita petik. Para karyawan saya perbantukan di apotek,” ujar Ratno.
Selama pandemi ini, dia menjelaskan bahwa gerai apotek yang di miliki mengalami kenaikan sebanyak 60% karena banyak masyarakat yang mulai sadar akan kesehatan dan kebersihan diri mereka. Ratno juga melihat adanya kenaikan pesanan pelanggan secara online melalui GrabExpress dimana dia sangat terbantu dengan fitur Nalangin yang dimiliki oleh GrabExpress.
(wib)
Lihat Juga :