Percepat Operasional Industri, Apindo Sebut 350.000 Pekerja di Jabar Telah Disuntik Vaksin

Rabu, 18 Agustus 2021 - 03:36 WIB
loading...
Percepat Operasional...
Apindo terus mendorong vaksinasi bagi para pekerja di Jabar.Foto istimewa
A A A
BANDUNG - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) terus maraton melakukan vaksinasi bagi pelaku industri di Jawa Barat, sebagai upaya mempercepat operasional usaha. Saat ini, 350.000 karyawan di bawah naungan Apindo telah mengikuti vaksinasi massal .

Ketua Apindo Jabar Ning Wahyu Astutik mengatakan, Apindo Jabar secara maraton telah melakukan kolaborasi vaksinasi dengan beberapa pihak menggelar vaksinasi massal. Langkah ini dilakukan untuk akselerasi pembentukan heard immunity untuk perusahaan-perusahaan. Baca juga: Vaksinasi Massal SVA-DAYA 3 di Kampus Semanggi Menyisakan 3 Hari, Ini Jadwalnya

"Pada saat ini sekitar 650 perusahaan anggota Apindo Jabar sudah melakukan vaksinasi dengan jumlah sekitar 350.000 karyawan. Jumlah tersebut akan terus bertambah karena kegiatan vaksinasi juga terus dilakukan," kata Ning, Selasa (17/8/2021).

Apindo, kata dia, menyasar perusahaan-perusahaan padat karya, dikarenakan mereka begitu banyak melibatkan puluhan ribu karyawan dalam satu lokasi. Mereka juga memiliki tingkat resiko penularan yang sangat tinggi.

Dengan mengedepankan padat karya ini diharapkan membantu mempercepat heard immunity masyarakat sehingga kegiatan perusahan akan terus bisa berjalan dan ekonomi akan kembali bangkit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jakarta Masih Nihil...
Jakarta Masih Nihil Kasus Super Flu, Pramono Imbau Warga Vaksinasi demi Pencegahan
Cegah Kanker Serviks,...
Cegah Kanker Serviks, POGI Gelar Vaksinasi HPV Massal 500 Perempuan
Inisiatif Inklusif untuk...
Inisiatif Inklusif untuk Mengembangkan Akses Layanan Kesehatan di Sulawesi Selatan
Siswa SD di Minahasa...
Siswa SD di Minahasa Selatan Tewas Usai Disuntik Vaksin di Sekolah
Buruh Ngotot Minta UMK...
Buruh Ngotot Minta UMK Naik 25 Persen, Apindo Kota Cimahi: Kondisinya Berat
Percepat Penanganan...
Percepat Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku, Pemprov Jatim Gencarkan Vaksinasi Ternak Sehat
Rupiah Berantakan Sentuh...
Rupiah Berantakan Sentuh Rp17.500, Pengusaha Cemaskan Kelangsungan Bisnis
Pengusaha Diminta Tak...
Pengusaha Diminta Tak Usah Was-was Soal Pemeriksaan WP Tax Amnesty Jilid II
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Rekomendasi
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Berita Terkini
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
Infografis
Unilever Akan Lakukan...
Unilever Akan Lakukan PHK 3.200 Pekerja di Eropa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved