Mapala 45 Makassar Bentangkan Bendera Merah Putih Raksasa di Tebing Maros
Selasa, 17 Agustus 2021 - 16:37 WIB
loading...
Mapala 45 Makassar memasang bendera merah putih raksasa di tebing Kabupaten Maros, Selasa (17/8) . Foto: SINDOnews/Muhammad Subhan
A
A
A
MAROS - Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) 45 Makassar memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dengan membentangkan bendera merah putih raksasa berukuran 25x15 meter di tebing Kelurahan Leang-leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Selasa (17/8).
Ketua Umum Mapala 45 Makassar , Achmad Septian Al-Fatihah mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menyebarkan semangat kemerdekaan ke seluruh bangsa Indonesia. Menurutnya, dalam situasi pandemi Covid-19, semangat membangun bangsa harus tetap terjaga untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik dan lebih maju.
Baca juga:6.034 Narapidana di Sulsel Dapat Remisi Kemerdekaan
"Peringatan hari kemerdekaan di tengah pandemi ini bagi kami adalah momentum untuk bersatu. Karena hanya dengan persatuan dan semangat perjuangan, bangsa ini bisa melalui pandemi ini," kata Achmad.
Sejak 2008 lalu, Mapala 45 Makassar menjadikan kegiatan pembentangan bendera berukuran besar ini sebagai kegiatan tahunan.
Bendera raksasa ini sudah berkibar di Gunung Latimojong Kabupaten Enrekang, Centre Point of Indonesia (CPI) Kota Makassar, hingga Monumen Mandala. Pada 2020 lalu, Mapala 45 Makassar memilih Pulau Lae-lae sebagai lokasi pembentangan bendera merah putih raksasa.
Baca juga:Bupati Gowa Harap HUT ke-76 RI Jadi Semangat Memakmurkan Masyarakat
Ahmad menambahkan, untuk membentangkan bendera, mereka melibatkan 14 orang."Kami melibatkan 14 personel utama, 7 orang penerjun yaitu Ahmad Kadim, Andi Ufil, Ikbar Arianto, Alan Prima, Maldino Darato, Samuel Key dan Edi. Dan tujuh penjaga lintasan diisi oleh Sumardi Palalangan, Julio Boalso, Jerymawan, Asri Taufiq, Bahtiar Nompo, Isra Abdullah," ucapnya.
Meski digelar di alam bebas, namun pihaknya kata Ahmad tetap menerapkan protokol kesehatan dengan membatasi peserta. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Maros yang mendukung kegiatan ini.
Ketua Umum Mapala 45 Makassar , Achmad Septian Al-Fatihah mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menyebarkan semangat kemerdekaan ke seluruh bangsa Indonesia. Menurutnya, dalam situasi pandemi Covid-19, semangat membangun bangsa harus tetap terjaga untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik dan lebih maju.
Baca juga:6.034 Narapidana di Sulsel Dapat Remisi Kemerdekaan
"Peringatan hari kemerdekaan di tengah pandemi ini bagi kami adalah momentum untuk bersatu. Karena hanya dengan persatuan dan semangat perjuangan, bangsa ini bisa melalui pandemi ini," kata Achmad.
Sejak 2008 lalu, Mapala 45 Makassar menjadikan kegiatan pembentangan bendera berukuran besar ini sebagai kegiatan tahunan.
Bendera raksasa ini sudah berkibar di Gunung Latimojong Kabupaten Enrekang, Centre Point of Indonesia (CPI) Kota Makassar, hingga Monumen Mandala. Pada 2020 lalu, Mapala 45 Makassar memilih Pulau Lae-lae sebagai lokasi pembentangan bendera merah putih raksasa.
Baca juga:Bupati Gowa Harap HUT ke-76 RI Jadi Semangat Memakmurkan Masyarakat
Ahmad menambahkan, untuk membentangkan bendera, mereka melibatkan 14 orang."Kami melibatkan 14 personel utama, 7 orang penerjun yaitu Ahmad Kadim, Andi Ufil, Ikbar Arianto, Alan Prima, Maldino Darato, Samuel Key dan Edi. Dan tujuh penjaga lintasan diisi oleh Sumardi Palalangan, Julio Boalso, Jerymawan, Asri Taufiq, Bahtiar Nompo, Isra Abdullah," ucapnya.
Meski digelar di alam bebas, namun pihaknya kata Ahmad tetap menerapkan protokol kesehatan dengan membatasi peserta. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Maros yang mendukung kegiatan ini.
(luq)