Sungai Cisadane Tercemar, Aktivis Gelar Upacara HUT RI di Tumpukan Sampah
Selasa, 17 Agustus 2021 - 15:58 WIB
loading...
Aktivis lingkungan dari Komunitas Saba Alam Indonesia Hijau menggelar upacara bendera di atas gundukan sampah, Selasa (17/8/2021). Foto: Ist
A
A
A
TANGERANG - Aktivis lingkungan dari Komunitas Saba Alam Indonesia Hijau menggelar upacara bendera di atas gundukan sampah. Momen tak biasa itu dilakukan di wilayah Kedaung Baru, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, saat peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-76, Selasa (17/8/2021).
Ketua Komunitas Saba Alam Indonesia Hijau Pahrul Roji mengatakan, aksi itu dilakukan sebagai bentuk keprihatinan atas kondisi Sungai Cisadane yang sering dicemari limbah dari pengelolaan sampah ilegal. Mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan 'Darurat Sampah' dan 'Merdeka Cisadane Bumi Tangerang'.
Baca juga: Turut Meriahkan Upacara HUT RI, Ini Aksi Tim Nusantara dan Garuda Flight TNI AU
"Andai kita mencoba meminimalisir atau mengingatkan kepada pemerintah agar mereka juga turut serta mencoba melakukan pendampingan terhadap pihak yang melakukan pengelolaan sampah tanpa aturan," ujarnya.
Pihaknya telah melakukan investigasi dan hasilnya ditemukan bahwa tumpukan sampah di Kedaung Baru ini banyak yang berasal dari luar daerah Kota Tangerang."Ada dari BSD, Serpong, Bintaro, PIK, kabupaten juga Jakarta," ungkapnya.
Sampah itu dikelola oleh para pengelola sampah, yang dalam pengelolaannya sampah yang tidak bisa didaur ulang dibiarkan saja. Sementara sampah yang bernilai ekonomis dipilah untuk kemudian dijual. Sampah yang tidak diambil lalu menjadi gundukan dan mencemari Sungai Cisadane.
Baca juga: Buang Limbah ke Cisadane, Izin Kawasan Taman Tekno Bisa Dicabut
Ketua Komunitas Saba Alam Indonesia Hijau Pahrul Roji mengatakan, aksi itu dilakukan sebagai bentuk keprihatinan atas kondisi Sungai Cisadane yang sering dicemari limbah dari pengelolaan sampah ilegal. Mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan 'Darurat Sampah' dan 'Merdeka Cisadane Bumi Tangerang'.
Baca juga: Turut Meriahkan Upacara HUT RI, Ini Aksi Tim Nusantara dan Garuda Flight TNI AU
"Andai kita mencoba meminimalisir atau mengingatkan kepada pemerintah agar mereka juga turut serta mencoba melakukan pendampingan terhadap pihak yang melakukan pengelolaan sampah tanpa aturan," ujarnya.
Pihaknya telah melakukan investigasi dan hasilnya ditemukan bahwa tumpukan sampah di Kedaung Baru ini banyak yang berasal dari luar daerah Kota Tangerang."Ada dari BSD, Serpong, Bintaro, PIK, kabupaten juga Jakarta," ungkapnya.
Sampah itu dikelola oleh para pengelola sampah, yang dalam pengelolaannya sampah yang tidak bisa didaur ulang dibiarkan saja. Sementara sampah yang bernilai ekonomis dipilah untuk kemudian dijual. Sampah yang tidak diambil lalu menjadi gundukan dan mencemari Sungai Cisadane.
Baca juga: Buang Limbah ke Cisadane, Izin Kawasan Taman Tekno Bisa Dicabut
Lihat Juga :