Festival Indonesia Tangguh, Gubernur Sulut Sebut Rapid Antigen Mampu Redam Penyebaran COVID-19
Selasa, 17 Agustus 2021 - 14:05 WIB
loading...
Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam Webinar Seri Pertama : Daerah Tangguh, Daerah Tumbuh yang digelar MNC Portal Indonesia, Selasa (17/8/2021).
A
A
A
MANADO - Pandemi COVID-19 sangat berdampak secara ekonomi bagi masyarakat. Di Sulawesi Utara (Sulut) dari 15 kabupaten dan kota ada delapan daerah masuk zona merah.
"Padahal kita di awal-awal Januari sampai Maret sampai awal Juli kita berada di zona hijau semua," kata Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam Webinar Seri Pertama : Daerah Tangguh, Daerah Tumbuh yang digelar MNC Portal Indonesia, Selasa (17/8/2021).
Baca juga: Festival Indonesia Tangguh, Ridwan Kamil Sebut Berita Inspiratif dan Gembira Bikin Imunitas Naik
Namun sejak awal Juli, ketika varian delta mulai naik terus sampai puncaknya di akhir Juli ada 708 orang yang terdampak dan tertangani hingga akhir Agustus tinggal 187 orang yang terdampak.
"Ini pun karena pemerintah sejak kita ada varian delta, setiap orang yang masuk di provinsi Sulut melalui udara, laut mau pun darat kita lakukan rapid antigen kembali," ujar Olly.
"Padahal kita di awal-awal Januari sampai Maret sampai awal Juli kita berada di zona hijau semua," kata Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam Webinar Seri Pertama : Daerah Tangguh, Daerah Tumbuh yang digelar MNC Portal Indonesia, Selasa (17/8/2021).
Baca juga: Festival Indonesia Tangguh, Ridwan Kamil Sebut Berita Inspiratif dan Gembira Bikin Imunitas Naik
Namun sejak awal Juli, ketika varian delta mulai naik terus sampai puncaknya di akhir Juli ada 708 orang yang terdampak dan tertangani hingga akhir Agustus tinggal 187 orang yang terdampak.
"Ini pun karena pemerintah sejak kita ada varian delta, setiap orang yang masuk di provinsi Sulut melalui udara, laut mau pun darat kita lakukan rapid antigen kembali," ujar Olly.
Lihat Juga :