Heboh, Sejumlah Wanita Gotong Keranda Mayat ke Masjid Disalatkan Lalu Dimakamkan

Senin, 16 Agustus 2021 - 15:51 WIB
loading...
Heboh, Sejumlah Wanita...
Sejumlah wanita menggotong keranda mayat ke masjid untuk disalatkan lalu kemudian dimakamkan. Aksi ini pun viral di media sosial. Foto: iNewsTV/Hari Kasidi
A A A
MATARAM - Sejumlah wanita yang merupakan warga Kota Mataram , Nusa Tenggara Barat ( NTB ) menghebohkan media sosial dan jagat maya.

Dalam video yang berdurasi satu menit lebih tersebut, sejumlah wanita terekam menggotong keranda mayat , usai disalatkan ke masjid dan kemudian dimakamkan.

Pristiwa yang tergolong langka dan tidak lazim ini terjadi di Kelurahan Taman Sari Kecamatan Ampenen Kota Mataram.

Heboh, Sejumlah Wanita Gotong Keranda Mayat ke Masjid Disalatkan Lalu Dimakamkan

Baca juga: Baku Tembak dengan KKB Goliat Tabuni, 1 Perwira Yonif 715 Raider Terluka

Bukan tanpa sebab, menurut warga ritual tersebut sengaja dilakukan sebagai ikhtiar untuk tolak balak karena banyaknya warga yang meninggal secara berturut – turut dan diduga disebabkan karena wabah.

“Ini sebagai ikhtiar menolak bala, karena dulu katanya nenek moyang leluhur pernah melakukan hal itu, katanya dulu pernah ada kejadian meninggal sampai 34 orang berturut-turut,” kata salah seorang warga, Erni.

Tokoh masyarakat dan agama, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, membenarkan video viral sejumlah wanita menggotong keranda mayat, dan menjelasakan kejadian tersebut pernah dilakukan leluhur mereka terdahulu.

Heboh, Sejumlah Wanita Gotong Keranda Mayat ke Masjid Disalatkan Lalu Dimakamkan

Baca juga: Ngotot Mendaki Gunung Bawakaraeng, Puluhan Pendaki Disekat dan Diputar Balik

“Dengan tujuan agar kasus kematian warga beruntun akibat penyakit maupun wabah berhenti,” kata Camat Kota Mataram, Muzakir Walad.

Kendati demikian, soal perkara kematian dikatakan menjadi hak prerogatif Tuhan yang maha kuasa.

Data Kecamatan Ampenan menyebutkan, jumlah kematian dalam sepekan di Kelurahan Taman Sari mencapai 30 orang dan kematian paling banyak terdapat di Lingkungan Taman Kapitan yaitu mencapai 17 orang.

Kematian warga itu disebutkan terjadi secara berturut turut akibat penyakit dan diduga karena terkena COVID-19. Saat ini, lingkungan Taman Kapitan, Kelurahan Taman Sari berstatus zona kuning COVID-19.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
Ciputra Hospital CitraRaya...
Ciputra Hospital CitraRaya Klarifikasi Video Viral dan Tolak Pasien BPJS Kesehatan
Musda Lanjutan KNPI...
Musda Lanjutan KNPI NTB Tetapkan Hairunnisa sebagai Ketua Periode 2025–2028
Kebut Penyaluran BLT...
Kebut Penyaluran BLT Kesra 2025 di Mataram, Pos Indonesia Lakukan Ini
Viral Perploncoan Mahasiswa...
Viral Perploncoan Mahasiswa Baru Cium Kening di Unsri, Himateta Dibekukan 1 Tahun
Janji Politik Raja Mataram...
Janji Politik Raja Mataram Bangun Tempat Penyeberangan di Tepi Sungai Bengawan Solo
Pernyataan Amien Rais...
Pernyataan Amien Rais di-Take Down, Meutya Hafid: Kewenangan Komdigi, soal Gugatan Itu Tak Benar
Bukan Kebebasan Berpendapat,...
Bukan Kebebasan Berpendapat, Pigai: Pernyataan Amien Rais Diduga Pelanggaran HAM
BRI Bangun Kemitraan...
BRI Bangun Kemitraan Satu Bank untuk Semua dengan Mitra Bulog di NTB
Rekomendasi
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
Berita Terkini
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved