Polemik Mural Jokowi di Tangerang, Pakar Telematika Jelaskan Istilah 404: Not Found
Minggu, 15 Agustus 2021 - 11:17 WIB
loading...
Petugas hapus mural wajah Presiden Jokowi di Tangerang. Foto: Istimewa
A
A
A
BEKASI - Pakar Telematika Roy Suryo angkat bicara terkait mural bergambar Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah menjadi perhatian publik.Alasannya, dalam mural tersebut tertulis 404: Not Foundyang viral di media sosial . Kejadian mural itu pun terjadi di wilayahdi Batuceper, Tangerang.
Hal demikian disampaikan oleh Roy Suryo melalui akun Twitter pribadinya, @KRMTRoySuryo2, Sabtu 14 Agustus 2021.Dalam cuitannya, Roy Suryo menjelaskan, istilah 404: Not Found ini berawal dariConseil Européen pour la Recherche Nucléaire(CERN). Diketahui CERN adalah sebuah organisasi Eropa yang digunakan untuk melakukan riset nuklir. Baca juga:Polisi Cari Pembuat Mural Mirip Wajah Jokowi di Tangerang
Menurut Roy Suryo, dulunya dalam CERN terdapat Ruang 404.Namun nyatanya ruangan tersebut tidak pernah ada, bahkan pernah juga dikait-kaitkan dengan pesawat.Sehingga kemudian munculah sebuah mitos jika sebuah file tidak ditemukan setelah dicari-cari terus menerus, maka akan ditulis menjadi 404: File Not Found.
"Lagi trending "404: Not Found.Sejarahnya CERN (Conseil Européen pour la Recherche Nucléaire) konon ada Ruang "404". Namun sebenarnya Ruang ini Tdk pernah Ada, bahkan dikait2kan dgn Pesawat.Jadilah mitos kalau File dicari2 tdk ketemu, maka ditulis "404: File Not Found. AMBYAR!"tulis Roy Suryo.
Untuk diketahui,seni mural 'Jokowi 404: Not Found' di Batuceper, Tangerang viral di media sosial.Aparat kepolisian bergerak cepat menyelidiki kasus ini dengan memburu pembuat mural.Polisi berdalih didasari oleh pengertian bahwa presiden adalah lambang negara yang harus dihormati. Baca juga: Usai Vandalisme Tuhan Aku Lapar, Muncul Mural Mirip Wajah Jokowi di Tangerang
Hal demikian disampaikan oleh Roy Suryo melalui akun Twitter pribadinya, @KRMTRoySuryo2, Sabtu 14 Agustus 2021.Dalam cuitannya, Roy Suryo menjelaskan, istilah 404: Not Found ini berawal dariConseil Européen pour la Recherche Nucléaire(CERN). Diketahui CERN adalah sebuah organisasi Eropa yang digunakan untuk melakukan riset nuklir. Baca juga:Polisi Cari Pembuat Mural Mirip Wajah Jokowi di Tangerang
Menurut Roy Suryo, dulunya dalam CERN terdapat Ruang 404.Namun nyatanya ruangan tersebut tidak pernah ada, bahkan pernah juga dikait-kaitkan dengan pesawat.Sehingga kemudian munculah sebuah mitos jika sebuah file tidak ditemukan setelah dicari-cari terus menerus, maka akan ditulis menjadi 404: File Not Found.
"Lagi trending "404: Not Found.Sejarahnya CERN (Conseil Européen pour la Recherche Nucléaire) konon ada Ruang "404". Namun sebenarnya Ruang ini Tdk pernah Ada, bahkan dikait2kan dgn Pesawat.Jadilah mitos kalau File dicari2 tdk ketemu, maka ditulis "404: File Not Found. AMBYAR!"tulis Roy Suryo.
Untuk diketahui,seni mural 'Jokowi 404: Not Found' di Batuceper, Tangerang viral di media sosial.Aparat kepolisian bergerak cepat menyelidiki kasus ini dengan memburu pembuat mural.Polisi berdalih didasari oleh pengertian bahwa presiden adalah lambang negara yang harus dihormati. Baca juga: Usai Vandalisme Tuhan Aku Lapar, Muncul Mural Mirip Wajah Jokowi di Tangerang
(mhd)
Lihat Juga :