Supri Nekat Rampok Minimarket Cisauk, Begini Ekonomi dan Kehidupan Keluarganya
Jum'at, 13 Agustus 2021 - 22:05 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa hari sebelum kejadian, Supri sempat curhat kepada Rosyid. Dia mengatakan kepada kakaknya itu jika ingin menggadaikan handphone untuk suatu keperluan. Namun, Supri tak secara detail menjelaskan alasannya.
"Sebelum kejadian itu memang dia ngomong mau gadai HP, terus saya larang. Waktu saya tanya buat apa, dia nggak jelasin apa-apa. Saya kan penasaran, dia mah kan saya tahu gimana pergaulannya di luar, suka minum juga nggak, suka nongkrong keluyuran juga nggak, punya pacar juga nggak," tuturnya.
Rosyid hingga kini belum mendapat jawaban mengapa adiknya nekat melakukan aksi itu. Menurut dugaannya, Supri bisa saja merasa tertekan karena lama menganggur. Di satu sisi kondisi orang tuanya sudah renta tak berdaya mencari nafkah.
"Saya sendiri belum tahu, kenapa bisa melakukan itu. Bisa juga dia tertekan ekonomi, kondisi sekarang kan serba susah. Kalau untuk yang lain-lain, apa dia punya utang di luar atau buat yang lain saya nggak yakin. Soalnya saya tahu bener adik saya itu gimana orangnya," ujarnya.
![Supri Nekat Rampok Minimarket Cisauk, Begini Ekonomi dan Kehidupan Keluarganya]()
Orang tua Supri, Sukari (54) dan Suyenti (53) saat ditemui di rumahnya Kampung Kebon Manggu, Desa Cisauk, Kabupaten Tangerang, Jumat (13/8/2021). Foto: MPI/Hambali
Orang tua Supri, Sukari (54) dan Suyenti (53) mengaku tak tenang saat pertama kali tahu anaknya berurusan dengan polisi. Apalagi kasusnya terbilang nekat di mana merampok menggunakan sebilah sangkur.
Sukari bercerita anaknya lebih banyak menghabiskan waktu di rumah setelah dia di-PHK sebagai Office Boy (OB) sekitar 2 tahun lalu. Kegiatannya di luar rumah terbatas pada perkumpulan sesama pengguna motor jadul.
"Sebelum kejadian itu memang dia ngomong mau gadai HP, terus saya larang. Waktu saya tanya buat apa, dia nggak jelasin apa-apa. Saya kan penasaran, dia mah kan saya tahu gimana pergaulannya di luar, suka minum juga nggak, suka nongkrong keluyuran juga nggak, punya pacar juga nggak," tuturnya.
Rosyid hingga kini belum mendapat jawaban mengapa adiknya nekat melakukan aksi itu. Menurut dugaannya, Supri bisa saja merasa tertekan karena lama menganggur. Di satu sisi kondisi orang tuanya sudah renta tak berdaya mencari nafkah.
"Saya sendiri belum tahu, kenapa bisa melakukan itu. Bisa juga dia tertekan ekonomi, kondisi sekarang kan serba susah. Kalau untuk yang lain-lain, apa dia punya utang di luar atau buat yang lain saya nggak yakin. Soalnya saya tahu bener adik saya itu gimana orangnya," ujarnya.

Orang tua Supri, Sukari (54) dan Suyenti (53) saat ditemui di rumahnya Kampung Kebon Manggu, Desa Cisauk, Kabupaten Tangerang, Jumat (13/8/2021). Foto: MPI/Hambali
Orang tua Supri, Sukari (54) dan Suyenti (53) mengaku tak tenang saat pertama kali tahu anaknya berurusan dengan polisi. Apalagi kasusnya terbilang nekat di mana merampok menggunakan sebilah sangkur.
Sukari bercerita anaknya lebih banyak menghabiskan waktu di rumah setelah dia di-PHK sebagai Office Boy (OB) sekitar 2 tahun lalu. Kegiatannya di luar rumah terbatas pada perkumpulan sesama pengguna motor jadul.
Lihat Juga :