Pemkot Parepare Hanya Izinkan Lomba HUT Kemerdekaan Dilakukan Daring
Jum'at, 13 Agustus 2021 - 15:32 WIB
loading...
Sejumlah anak-anak mengikuti lomba HUT Kemerdekaan RI sebelum pandemi Covid-19. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
PAREPARE - Selain lomba berbasis online, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe meminta seluruh jajaran dalam lingkup Pemkot Parepare serta masyarakat, meniadakan perlombaan dalam rangka HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-76 tahun ini.
Taufan mengatakan, hal itu sebagai tindak lanjut Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Nomor 0031/4297/Sj03.1/4214/Sj tentang Pedoman Teknis Peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia 2021.
Baca juga:Tak Ada Lomba Peringatan HUT Kemerdekaan RI di Luwu Utara
"Karena perlombaan yang dilakukan secara tatap muka atau offline, dapat menyebabkan terjadinya kerumunan sehingga potensial memicu penyebaran Covid-19 ," katanya.
Taufan mengemukakan, saat ini di Parepare kasus aktif Covid-19 sangat memprihatinkan. Untuk itu, pihaknya mengingatkan agar pelaksanaan lomba dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-76 dilakukan secara online. "Jangan ada kerumunan,” tegasnya.
Selain mendorong kreativitas, pelaksanaan lomba perayaan HUT Kemerdekaan berbasis online juga dapat menghindari laju penularan Covid-19 yang kini berada pada angka 268 kasus aktif di Parepare.
Baca juga:PDIP Sebut Medali Emas Greysia Polii-Apriyani Rahayu Kado HUT Kemerdekaan RI
“Tentu dengan cara online tersebut, tidak mengurangi semangat nasionalisme kita dalam merayakan kemerdekaan. Bahkan justru mendorong kreativitas pemuda dalam menggelar perlombaan-perlombaan secara online,” papar Taufan.
Sementara itu, Sekkot Parepare, Iwan Asaad mengatakan, peringatan HUT Proklamasi tahun ini digelar dengan konsep terbatas dengan beberapa rangkaian kegiatan, namun dilakukan sederhana dengan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.
“Panitia mengajukan konsep bahwa rapat HUT dilaksanakan secara terbatas dan penuh khidmat di lapangan upacara Kota," katanya.
Baca juga:Rayakan HUT Kemerdekaan RI, Faber-Castell Ajak Anak Muda Berkarya Dalam Warna
Nantinya, tambah Iwan, akan ada undangan yang hadir di lokasi kegiatan, selain undangan secara daring untuk mengikuti detik-detik Proklamasi.
Pelaksanaan detik-detik pengibaran dan penurunan bendera merah putih pada 17 Agustus mendatang, jelas Iwan, nantinya akan memberi akses juga untuk masyarakat yang ingin menyaksikan melalui siaran langsung di Radio dan TV Peduli.
Taufan mengatakan, hal itu sebagai tindak lanjut Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Nomor 0031/4297/Sj03.1/4214/Sj tentang Pedoman Teknis Peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia 2021.
Baca juga:Tak Ada Lomba Peringatan HUT Kemerdekaan RI di Luwu Utara
"Karena perlombaan yang dilakukan secara tatap muka atau offline, dapat menyebabkan terjadinya kerumunan sehingga potensial memicu penyebaran Covid-19 ," katanya.
Taufan mengemukakan, saat ini di Parepare kasus aktif Covid-19 sangat memprihatinkan. Untuk itu, pihaknya mengingatkan agar pelaksanaan lomba dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-76 dilakukan secara online. "Jangan ada kerumunan,” tegasnya.
Selain mendorong kreativitas, pelaksanaan lomba perayaan HUT Kemerdekaan berbasis online juga dapat menghindari laju penularan Covid-19 yang kini berada pada angka 268 kasus aktif di Parepare.
Baca juga:PDIP Sebut Medali Emas Greysia Polii-Apriyani Rahayu Kado HUT Kemerdekaan RI
“Tentu dengan cara online tersebut, tidak mengurangi semangat nasionalisme kita dalam merayakan kemerdekaan. Bahkan justru mendorong kreativitas pemuda dalam menggelar perlombaan-perlombaan secara online,” papar Taufan.
Sementara itu, Sekkot Parepare, Iwan Asaad mengatakan, peringatan HUT Proklamasi tahun ini digelar dengan konsep terbatas dengan beberapa rangkaian kegiatan, namun dilakukan sederhana dengan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.
“Panitia mengajukan konsep bahwa rapat HUT dilaksanakan secara terbatas dan penuh khidmat di lapangan upacara Kota," katanya.
Baca juga:Rayakan HUT Kemerdekaan RI, Faber-Castell Ajak Anak Muda Berkarya Dalam Warna
Nantinya, tambah Iwan, akan ada undangan yang hadir di lokasi kegiatan, selain undangan secara daring untuk mengikuti detik-detik Proklamasi.
Pelaksanaan detik-detik pengibaran dan penurunan bendera merah putih pada 17 Agustus mendatang, jelas Iwan, nantinya akan memberi akses juga untuk masyarakat yang ingin menyaksikan melalui siaran langsung di Radio dan TV Peduli.
(luq)
Lihat Juga :