Ini Pesan Presiden Jokowi Saat Perayaan Tahun Baru Islam
Selasa, 10 Agustus 2021 - 11:23 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto: Sindonews/dok
A
A
A
JAKARTA - Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1443 Hijriyah digelar terbatas, bahkan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menyatakan, banyak yang berbeda dan berubah dari perayaan hari-hari besar Umat Islam tersebut karena masa pandemi.
"Banyak hal berubah di masa pandemi bulan lalu kita merayakan Idul Adha yang tidak normal," kata Jokowi saat sambutan perayaan 1 Muharram 1443 H, Istighotsah dan Doa Tolak Bala untuk Keselamatan Bangsa yang digelar PBNU, Senin (9/8/2021).
Baca Juga: Tahun Baru Islam, Jokowi: Menjalankan Protokol Kesehatan Bagian dari Hijrah
"Sebagian besar yang menjalani malam takbir solat id di rumah. Masyarakat tidak melakukan takbir keliling yang tidak biasa. Itu semua karena kita mematuhi protokol kesehatan demi mengatasi pandemi," ucapnya.
Lebih lanjut Jokowi menjelaskan, ancaman Covid-19 utamanya varian delta telah memaksa kita untuk berubah dan banyak melakukan penyesuaian dalam berbagi kegiatan termasuk kegiatan keagamaan.
"Itu merupakan ikhtiar kita sperti perintah hijrah Nabi Muhammad. Kesadaran untuk menjadi lebih baik, kesadaran untuk hal hal yang lebih besar. Kesadaran membangun hidup baru yang lebih baik. Masa pandemi ini juga memberikan pelajaran berharga untuk kota lakukan," ujarnya.
"Banyak hal berubah di masa pandemi bulan lalu kita merayakan Idul Adha yang tidak normal," kata Jokowi saat sambutan perayaan 1 Muharram 1443 H, Istighotsah dan Doa Tolak Bala untuk Keselamatan Bangsa yang digelar PBNU, Senin (9/8/2021).
Baca Juga: Tahun Baru Islam, Jokowi: Menjalankan Protokol Kesehatan Bagian dari Hijrah
"Sebagian besar yang menjalani malam takbir solat id di rumah. Masyarakat tidak melakukan takbir keliling yang tidak biasa. Itu semua karena kita mematuhi protokol kesehatan demi mengatasi pandemi," ucapnya.
Lebih lanjut Jokowi menjelaskan, ancaman Covid-19 utamanya varian delta telah memaksa kita untuk berubah dan banyak melakukan penyesuaian dalam berbagi kegiatan termasuk kegiatan keagamaan.
"Itu merupakan ikhtiar kita sperti perintah hijrah Nabi Muhammad. Kesadaran untuk menjadi lebih baik, kesadaran untuk hal hal yang lebih besar. Kesadaran membangun hidup baru yang lebih baik. Masa pandemi ini juga memberikan pelajaran berharga untuk kota lakukan," ujarnya.
Lihat Juga :