Pemkot Bogor Belum Terapkan Aturan Serifikat Vaksin Sebagai Syarat Beraktivitas

Sabtu, 07 Agustus 2021 - 18:10 WIB
loading...
Pemkot Bogor Belum Terapkan...
Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, belum menerapkan sertifikasi vaksin COVID-19 sebagai syarat untuk masyarakar beraktivitas. Foto/SINDOnews
A A A
BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor belum menerapkan sertifikasi vaksin COVID-19 sebagai syarat untuk masyarakar beraktivitas. Apalagi, target capaian vaksinasi untuk Kota Bogor baru sekitar 41,04%.

"Belum. Jakarta saja baru 80% (capaian vaksin) bicara sertifikasi," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto kepada wartawan, Sabtu (7/8/2021). (Baca juga; Angka Keterisian Tempat Tidur Rumah Sakit di Kota Bogor Terus Turun, Sudah di Angka 47,1% )

Aturan sertifikasi vaksin sedianya menyesuaikan dengan capaian dari wilayah itu sendiri. Semakin besar, maka aturan tersebut lebih mudah diterapkan. (Baca juga; Efektif Tekan Mobilitas Masyarakat, Bogor Perpanjang Ganjil Genap )

"Ya itu dari tingkat capaian vaksin. Kalau capaian (vaksin) tinggi, persyaratannya akan menjadi lebih logis karena mudah dan merata. Kalau belum merata masih warga antre kan ga adil," jelas Bima.

Bima menambahkan, bahwa capaian vaksinasi di Kota Bogor saat ini sudah sekitar 41,04%. Ditargetkan, semua vaksinasi akan rampung pada Oktober 2021 apabila droping vaksin berjalan lancar. "Satu minggu lagi kita berharap sudah 50%. Kalau vaksin lancar, Oktober selesai," harapnya.

Untuk itu, pihaknya rutin berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan agar droping vaksin lancar. Karena, Kota Bogor masuk aglomerasi yang menjadi prioritas vaksinasi penyangga wilayah Ibu Kota.

"Sekarang masih mencukupi (stok vaksin). Tapi setiap beberapa hari kita komunikasi dengan pak Menteri, begitu habis di drop lagi, habis drop lagi," tutup Bima.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Rekomendasi
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 4: Tingkah Lucu Warga Kampung Sindang Barang Tetap Mewarnai Suasana
FIFA vs Iran-Mesir,...
FIFA vs Iran-Mesir, Ribut Soal Simbol Pelangi
Perluas Lini Produk,...
Perluas Lini Produk, SOME BY MI Luncurkan Cica Anti Hair Loss Hair Serum
Berita Terkini
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Militer
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
Homedoki Umumkan Pemenang...
Homedoki Umumkan Pemenang Umrah, Perjalanan ke Tanah Suci Agustus 2026
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Gus Falah: Ancaman Serius terhadap Supremasi Hukum
Infografis
Sertifikat Vaksin Jadi...
Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Perjalanan Naik KRL Commuter Line
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved