Wisma Atlet Masih Rawat Pasien Covid-19, 40% Didominasi Anak-anak

Jum'at, 06 Agustus 2021 - 17:48 WIB
loading...
Wisma Atlet Masih Rawat...
RSD Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto: MPI/M Refi Sandi
A A A
JAKARTA - Kepala Humas Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat Kolonel Mintoro Sumego menyebut, masih ada ratusan pasien Covid-19 masuk ke dalam kategori anak. Adapun yang dimaksud usia 1-14 tahun.

"Cukup banyak pasien anak 40 persen," kata Sumego kepada wartawan, Jumat (6/8/2021). Baca juga: Hari Ini, Pasien Covid-19 yang Dirawat di Wisma Atlet Bekurang 108 Orang

Sumego menambahkan, mayoritas pasien kategori anak tersebut berasal dari klaster keluarga. Selain itu, para anak tersebut memiliki gejala batuk dan pilek yang membutuhkan waktu penyembuhan kurang lebih dua minggu.

"Pasien anak usia 1 sampai 14 tahun lah, mereka alhamdulillah sembuh lah di hari 15. Adapun gejala batuk dan pilek, namun tiap pagi dia berjemur, olahraga kan ada juga permainan-permainan untuk anak," tuturnya.

Lebih lanjut, Sumego tidak membuat tower khusus untuk pasien kategori anak tersebut. Baca juga: Rekor Terbanyak, Hari Ini 48.832 Pasien Covid-19 Sembuh

"Tidak, kita tower itu berdasarkan CT-nya, tapi untuk anak biasanya digabung dengan orang tuanya. Untuk jumlahnya ratusan-ratusan," pungkasnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Covid-19 di India...
Kasus Covid-19 di India Naik Imbas Varian Baru, Banyak yang Rasakan Gejala Sakit Tenggorokan
Rekomendasi
Wujudkan Rencana Liburan...
Wujudkan Rencana Liburan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Infografis
Covid-19 Varian EG.5...
Covid-19 Varian EG.5 di Singapura Sudah Menyebar ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved