Anggota Bhabinkamtibmas Jual Motor Antik untuk Bantu Warga Putus Sekolah
Kamis, 05 Agustus 2021 - 15:56 WIB
loading...
A
A
A
Dia menerangkan, motornya dilego seharga Rp4 Juta. Duit hasil penjualan kemudian dialokasikan untuk membantu kebutuhan pendidikan beberapa warganya.
"Dana ini khusus saya persiapkan untuk anak putus sekolah , mulai dari biaya sekolah daringnya, kuota internet, seragam, alat tulis dan buku. Ada tiga siswi selebihnya siswa. Rata-rata masih SD. Satu orang SMP," ujar Paleweri.
Dia menjelaskan, upaya ini dilakukan untuk membantu kelanjutan masa depan generasi muda. "Kasihanlah, kondisi begini (pandemi). Ada orang tuanya yang kerja serabutan, ada yang sudah pisah orang tuanya," tuturnya.
Paleweri mengaku selama kurang lebih 23 tahun berkarir di kepolisian, motor itu jadi kendaraan pertama yang dibelinya. "Rumah saya belum punya, masih kontrak, di wilayah Hartaco, Kecamatan Tamalate," tuturnya.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Candra Dewi, Nyaris Putus Sekolah Kini Sukses Bisnis Kecantikan
Paleweri berharap kedepannya banyak masyarakat lain yang terketuk hatinya untuk bantu anak-anak putus sekolah. "Sehingga anak-anak ini bisa berlanjut sekolah untuk memperbaiki masa depannya," ungkapnya.
"Dana ini khusus saya persiapkan untuk anak putus sekolah , mulai dari biaya sekolah daringnya, kuota internet, seragam, alat tulis dan buku. Ada tiga siswi selebihnya siswa. Rata-rata masih SD. Satu orang SMP," ujar Paleweri.
Dia menjelaskan, upaya ini dilakukan untuk membantu kelanjutan masa depan generasi muda. "Kasihanlah, kondisi begini (pandemi). Ada orang tuanya yang kerja serabutan, ada yang sudah pisah orang tuanya," tuturnya.
Paleweri mengaku selama kurang lebih 23 tahun berkarir di kepolisian, motor itu jadi kendaraan pertama yang dibelinya. "Rumah saya belum punya, masih kontrak, di wilayah Hartaco, Kecamatan Tamalate," tuturnya.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Candra Dewi, Nyaris Putus Sekolah Kini Sukses Bisnis Kecantikan
Paleweri berharap kedepannya banyak masyarakat lain yang terketuk hatinya untuk bantu anak-anak putus sekolah. "Sehingga anak-anak ini bisa berlanjut sekolah untuk memperbaiki masa depannya," ungkapnya.
Lihat Juga :