Tangkal Pengguna Ilegal, Telkom Daftar HAKI Dua Produk Digital

Rabu, 04 Agustus 2021 - 15:15 WIB
loading...
Tangkal Pengguna Ilegal,...
aktivitas laboratorium Amoeba Telkom. Foto istimewa
A A A
BANDUNG - PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk mendaftarkan dua produk digital yaitu My Digilearn dan Laboratorium Amoeba untuk mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Langkah tersebut sebagai upaya menangkal pengguna ilegal dan plagiasi.

Menurut Deputy SGM Telkom CorpU-ITDRI Arif Rudiana, setelah adanya pendaftaran ini nantinya akan ada payung hukum yang jelas. Selain memperlancar gebrakan inovasi, meningkatkan produktivitas, dan daya saing. HAKI juga membuat perusahaan memiliki aset tak berwujud (intangible asset) yang luar biasa.

“Ini akan mendorong inovasi dan pengembangan penemuan baru di perusahan, dan memberikan keleluasaan supaya karyanya bermanfaat bagi seluruh masyarakat," katanya dalam keterangan persnya, Rabu (4/8/2021).

Baca juga: Aturan PPKM Mulai Longgar, Polisi Awasi Toko hingga Rumah Makan

Diketahui, My Digilearn adalah sebuah learning platform yang mengusung prinsip personalised learning. Dimana pengguna bisa mengakses kapan saja, dimana saja, dan menggunakan gawai apapun dengan pengalaman belajar berbeda karena memiliki kurikulum dinamis dan konten unggahan pengguna.

Sementara Amoeba adalah sebuah Corporate Innovation Lab yang menginkubasi inovasi-inovasi karyawan Telkom. Tujuan lab ini adalah membuat talenta digital unggulan, menggembangkan bisnis digital, dan memperkuat sistem relevan.

Chief Operating Officer (COO) Amoeba M Farizko Nurditama mengatakan, setelah terdaftar secara resmi, Amoeba akan terlindungi dari para pengguna ilegal. Selain itu, kegiatan inovasi dapat didukung baik dari berbagai aspek guna bisa sama-sama lebih memberikan manfaat.

Beberapa produk Amoeba yang telah eksis di industri digital seperti Smart Eye bidang Virtual Reality, Game Qoo (platform layanan streaming game di cloud), Tomps (piranti manajemen proyek berbasis aplikasi mobile dan web), dan Bigbox (solusi big data dan data analisis).

Kemudian, Netmonk (aplikasi monitoring jaringan dan network), Vutura (platform penyedia Chatbot dan solusi kecerdasan buatan), Arkademy (program pelatihan dan penyaluran kerja), Oca (layanan yang berbasis web untuk penyebaran pesan melalui telepon, surel, SMS, dan WA). Juga ada Jeager (Solusi IoT untuk perusahaan manufaktur), hingga StudExt (platform digital menyediakan materi keterampilan untuk mengeksplorasi bidang minat dan bakat anak).

CEO My Digilearn Bagas menambahkan, setelah resmi terdaftar dalam HAKI, My Digilearn akan lebih leluasa menjalankan perannya untuk ekosistem pembelajaran dan akselerasi penetrasi ke para peminat proses pembelajaran digital.

"Setelah ini kami akan menambahkan fitur-fitur yang lebih canggih seperti Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) dengan dilengkapi kemampuan analisis data yang kuat. Ini bertujuan agar terus memberikan pengalaman belajar yang unggul dan menyenangkan bagi masyarakat," sambungnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dony Oskaria Kecam Kriminalisasi...
Dony Oskaria Kecam Kriminalisasi Kakek Mujiran: BUMN Harus Hadir untuk Rakyat
Fakta-fakta Gudang Motor...
Fakta-fakta Gudang Motor Ilegal di Jaksel Raup Rp26 Miliar, Nomor 5 Mengagetkan!
Gudang Motor Ilegal...
Gudang Motor Ilegal di Jaksel Sudah Ekspor 99 Ribu Unit, Potensi Kerugian Negara Rp177 Miliar
Kang Cucun Tinjau Program...
Kang Cucun Tinjau Program BSPS di Kabupaten Bandung, Soroti Kendala Lahan BUMN
Polda Riau Tangkap Pemilik...
Polda Riau Tangkap Pemilik Lahan Ilegal di Kawasan Hutan Konservasi Bengkalis
Elnusa Hadirkan Transformasi...
Elnusa Hadirkan Transformasi Hijau di Indramayu Bersama Jejaring Rumah BUMN
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Rekomendasi
Baskara Putra Raih Penghargaan...
Baskara Putra Raih Penghargaan Musik Bergengsi di Jepang Lewat Lagu 'everything u are'
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Berita Terkini
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved