Tak Sekolaps Awal Juli, BOR RS Covid di Bandung Kini 60 Persen
Senin, 02 Agustus 2021 - 16:21 WIB
loading...
Tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit di Bandung 60 persen.Foto/ilustrasi
A
A
A
BANDUNG - Angka keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di Kota Bandung tercatat terus menurun hingga mendekati angka 60 persen. Penurunan ini menunjukkan adanya indikasi penurunan kasus Covid di Bandung.
Per 1 Agustus 2021, keterisian di 30 rumah sakit yaitu sebanyak 1.376 tempat tidur dari 2.275 tempat tidur. Dengan demikian, BOR sekitar 60,48 persen dari seluruh tempat tidur yang ada. Berarti tersedia sebanyak 899 tempat tidur. Keterisian berkurang 21 tempat tidur dari hari sebelumnya.
Sedangkan tempat isolasi untuk kasus konfirmasi tanpa gejala terdapat di 3 hotel. Jumlah keterisian 56 kamar dari 135 kamar yang tersedia. Adapun seluruh kasus Covid-19 yang melaksanakan isolasi mandiri di rumah dipantau oleh Puskesmas dan Tim Kewilayahan Kecamatan, Kelurahan, RW yaitu sebanyak 10.687 orang.
Baca juga: Tabung Gas Meledak, Gudang Solar di Pemukiman TNI Terbakar 1 Warga Terluka
Meski terus membaik, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengingatkan warga untuk tetap waspada, tidak lengah, dan tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan.
Per 1 Agustus 2021, keterisian di 30 rumah sakit yaitu sebanyak 1.376 tempat tidur dari 2.275 tempat tidur. Dengan demikian, BOR sekitar 60,48 persen dari seluruh tempat tidur yang ada. Berarti tersedia sebanyak 899 tempat tidur. Keterisian berkurang 21 tempat tidur dari hari sebelumnya.
Sedangkan tempat isolasi untuk kasus konfirmasi tanpa gejala terdapat di 3 hotel. Jumlah keterisian 56 kamar dari 135 kamar yang tersedia. Adapun seluruh kasus Covid-19 yang melaksanakan isolasi mandiri di rumah dipantau oleh Puskesmas dan Tim Kewilayahan Kecamatan, Kelurahan, RW yaitu sebanyak 10.687 orang.
Baca juga: Tabung Gas Meledak, Gudang Solar di Pemukiman TNI Terbakar 1 Warga Terluka
Meski terus membaik, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengingatkan warga untuk tetap waspada, tidak lengah, dan tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan.
Lihat Juga :