Perlu Rencana Induk Implementasi UU Otsus supaya Papua Bergerak Lebih Cepat

Senin, 02 Agustus 2021 - 10:20 WIB
loading...
Perlu Rencana Induk...
Mathius saat berbicara dalam diskusi Program Journalist on Duty Media Indonesia bertajuk Papua Setelah Pengesahan Revisi UU Otsus di Jakarta, Jumat malam (30/7/2021).
A A A
SENTANI - Bupati Jayapura Mathius Awoitauw menegaskan salah satu aspek penting dalam pelaksanaan Revisi Kedua UU Otonomi Khusus (Otsus) Papua adalah perlunya rencana induk yang disusun bersama baik oleh pemerintah kabupaten/kota maupun provinsi dengan melibatkan masyarakat adat dan pemerintah pusat.

Rencana induk implementasi UU Otsus sangat diperlukan agar Papua bisa bergerak lebih cepat lagi dalam usaha-usaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya orang-orang asli Papua.

"Sekarang sudah disahkan seperti ini maka langkah lanjutannya adalah menyusun rencana induk implementasi Otsus. Ini sangat penting dan kita harus fokus untuk membicarakannya, ya pemrov, pemda, lembaga adat, DPRP, DPRK, MRP bersama pemerintah pusat sehingga langkah-langkah kita jelas ke depan," kata Mathius saat berbicara dalam diskusi Program Journalist on Duty Media Indonesia bertajuk 'Papua Setelah Pengesahan Revisi UU Otsus' di Jakarta, Jumat malam (30/7/2021).

Menurut Mathius, beberapa amanat UU Otsus seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan masyarakat adat harus dibicarakan secara serius. Kata dia aspek SDM yang mendapat porsi besar yaitu 50 persen dari dana Otsus perlu dikerjakan dengan rencana program yang jelas.

"Aspek SDM ini tentu sangat penting agar ke depan Papua bisa bergerak lebih cepat. Bukan hanya itu infrastruktur kita kerjakan juga dan masyarakat adat. Ini semua penting. Khusus masyarakat adat ini menjadi strategis karena di Papua ini tidak ada lahan yang kosong sebenarnya karena semua di bawah penguasaan adat. Maka jika masyarakat adat kita perhatikan secara sungguh-sungguh maka aspek lain juga akan mudah kita kerjakan," ujar Mathius.

Ia berpesan agar polemik seputar Pengesahan Revisi UU Otsus diakhiri karena tidak banyak membawa manfaat buat masyarakat Papua. Menurut Ketua DPW Nasdem Papua itu, muatan substansi UU Otsus yang baru ini memang belum sempurna tetapi sudah maksimal dengan berbagai pertimbangan.

"Kita stop sudah terus berpolemik karena toh ini juga sudah jadi dan harus kita laksanakan. Lebih baik energi kita habiskan untuk membicarakan ke depan kita akan buat apa dengan UU baru ini. Kita maksimalkan semua potensi yang ada di Papua ini agar UU ini bisa berjalan efektif untuk upaya percepatan pembangunan di Papua dan diharapkan ujungnya masalah yang selama ini melilit kita bisa diselesaikan dengan baik," ujarnya.

Demikian juga dia harapkan pada pemerintah pusat agar konsisten menjalankan amanat UU Otsus terutama pada pengesahan Perdasus yang akan dibuat ke depan.

"Artinya kita sama-sama bekerja. Kami di daerah, yang di pusat juga sama dan yang penting juga agar pemerintah pusat tidak perlu lagi terlalu menaruh curiga dengan kami yang ada di Papua ini, kita harus saling percaya diri bahwa kita sama-sama mencintai negeri ini sama-sama menginginkan yang terbaik buat Indonesia dan Papua," kata Mathius. CM
(srf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Reses ke-II, Anggota...
Reses ke-II, Anggota MRP Dorlince Mehue Jaring Aspirasi
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Tiga Tahun Pascarevisi...
Tiga Tahun Pascarevisi UU Otsus, Wamendagri Ingatkan Ini ke Pemda di Papua
Aktivis: Inti Proyek...
Aktivis: Inti Proyek Strategis Nasional untuk Kesejahteraan Rakyat
Rekomendasi
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
NASA Ungkap Penyebab...
NASA Ungkap Penyebab Kota New York Tenggelam Lebih Cepat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved