Kamrussamad: Vaksinasi Sasaran Keluarga Sangat Penting Selamatkan Generasi Penerus
Kamis, 29 Juli 2021 - 18:31 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Uno (tiga kiri), Anggota DPR Kamrussamad (kanan) dan Direktur Corporate Secretary MNC Group dan Ketua MNC Peduli Syafril Nasution (dua kanan) meninjau vaksinasi Covid-19 di MNC Studios, Jakbar. Foto: SINDOphoto/Astra Bonardo
A
A
A
JAKARTA - Vaksinasi yang dilakukan saat ini bukan hanya untuk menyelamatkan ekonomi, tetapi juga meningkatkan kesehatan masyarakat.
Anggota DPR Komisi XI dari Fraksi Gerindra Kamrussamad mengatakan, selama ini pihaknya selalu mengedepankan perkembangan ekonomi namun ada hal yang sangat penting yaitu mereka yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) terutama bagi anak-anak.
Baca juga: Kamrussamad Hadiri Sentra Vaksin Bersama OJK-Perbarindo
“Sekarang kita bukan lagi bicara masalah pertumbuhan ekonomi tapi bagaimana kita juga harus bicara tentang anak-anak yang banyak menjadi yatim piatu karena orangtuanya terjangkit Covid-19,” ujarnya kegiatan vaksinasi di MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, belum lama ini.
Dia mencontohkan seperti yang terjadi di Kutai Barat. seorang anak berusia 10 tahun harus melakukan isoman seorang diri sedangkan ayah dan ibunya meninggal dunia karena Covid-19. Hal tersebut harusnya menjadi perhatian utama.
Ada juga di Madiun karena ayah dan ibunya meninggal, sedangkan putra putrinya tiga orang harus menjadi perhatian khusus.
Anggota DPR Komisi XI dari Fraksi Gerindra Kamrussamad mengatakan, selama ini pihaknya selalu mengedepankan perkembangan ekonomi namun ada hal yang sangat penting yaitu mereka yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) terutama bagi anak-anak.
Baca juga: Kamrussamad Hadiri Sentra Vaksin Bersama OJK-Perbarindo
“Sekarang kita bukan lagi bicara masalah pertumbuhan ekonomi tapi bagaimana kita juga harus bicara tentang anak-anak yang banyak menjadi yatim piatu karena orangtuanya terjangkit Covid-19,” ujarnya kegiatan vaksinasi di MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, belum lama ini.
Dia mencontohkan seperti yang terjadi di Kutai Barat. seorang anak berusia 10 tahun harus melakukan isoman seorang diri sedangkan ayah dan ibunya meninggal dunia karena Covid-19. Hal tersebut harusnya menjadi perhatian utama.
Ada juga di Madiun karena ayah dan ibunya meninggal, sedangkan putra putrinya tiga orang harus menjadi perhatian khusus.
Lihat Juga :