Ganjil Genap di Bogor Setiap Hari Kerja Bikin Macet Saja

Rabu, 28 Juli 2021 - 14:58 WIB
loading...
Ganjil Genap di Bogor...
Ganjil genap di Bogor yang biasanya berlaku Sabtu dan Minggu kini diterapkan setiap hari kerja menimbulkan kemacetan. Salah satunya kemacetan parah di Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor, Rabu (28/7/2021). Foto: SINDOnews/Haryudi
A A A
BOGOR - Ganjil genap di Bogor yang biasanya berlaku Sabtu dan Minggu kini diterapkan setiap hari kerja menimbulkan kemacetan parah. Salah satunya kemacetan sepanjang 1 kilometer di Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor, Rabu (28/7/2021).

Banyak pengguna jalan yang mengeluhkan kebijakan turunan dari PPKM Level 4 di Kota Bogor. “Kalau seperti ini PPKM tak efektif, karena adanya ganjil genap sama saja menimbulkan kerumunan akibat kemacetan ini," kata Amri Yusuf, warga Kedunghalang, Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu (28/7/2021).
Baca juga: Begini Suasana Hari Pertama Perpanjangan Ganjil Genap di Kota Bogor

Banyak juga warga yang meluapkan kekesalannya di media sosial karena sejak ganjil genap diterapkan setiap hari, kemacetan justru terjadi di mana-mana. "Memang mobilitas warga atau pengguna jalan di pusat kota berkurang, tapi di pingggiran hingga perbatasan menimbulkan kemacetan panjang," ujar Rahman, warga Bantarkemang, Bogor Timur, Kota Bogor.
Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Ganjil Genap di Kota Bogor Berlaku pada Hari Kerja Selama Sepekan

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, kebijakan ganjil genap selama 24 jam diperpanjang untuk mengubah dari melarang menjadi mengatur warga agar menahan diri tidak keluar rumah baik untuk berbelanja kebutuhan dan sebagainya. "Jadi berlaku di hari kerja, tidak hanya weekend (akhir pekan) saja," ucapnya.

Dia berharap peran serta masyarakat bisa menyukseskan kebijakan ini dalam mengurangi mobilitas sehingga angka Covid-19 dapat dikendalikan. "(Aturan) masih sama. Kami tetap berlakukan ganjil genap 24 jam di 17 titik sekat dengan 4 pola. Nah, ini yang menjadi pertimbangan apakah pada ruas-ruas tertentu, pada pola A, pola B, pola C, pola D yang akan kami laksanakan," ujarnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Pemilik Mobil Listrik...
Pemilik Mobil Listrik Senyum Lebar: Masih Bebas Pajak dan Ganjil Genap!
Jalur Ketapang-Gilimanuk...
Jalur Ketapang-Gilimanuk Lumpuh, Legislator Kritik Tajam Manajemen Logistik Nasional
Rekomendasi
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved