Di Masa Pandemi, BMM Salurkan Hewan Kurban ke Daerah Terluar dan Terdampak Bencana
Rabu, 28 Juli 2021 - 11:22 WIB
loading...
Laznas Baitulmaal Muamalat (BMM), melalui program Qurban Prioritas, menyalurkan hewan kurban fokus ke daerah terluar, miskin, dan terdampak bencana pada momen Idul Adha 1442 H di masa pandemi ini. Foto istimewa
A
A
A
JAKARTA - Laznas Baitulmaal Muamalat (BMM), melalui program Qurban Prioritas, menyalurkan hewan kurban fokus ke daerah terluar, miskin, dan terdampak bencana pada momen Idul Adha 1442 H di masa pandemi ini.
Novi Wardi, Direktur Eksekutif BMM mengatakan, menyalurkan amanah hewan kurban kali ini menyasar lokasi-lokasi yang kondisi masyarakatnya jarang bahkan belum pernah merasakan makan daging kurban. Baca juga: Alirkan Kebaikan Idul Adha 1442 H, Laznas BSMU Salurkan Lebih 100 Ribu Kantong Daging
Ada pun wilayah yang menjadi lokasi penyelenggaraan Qurban Prioritas BMM kali ini, di antaranya tersebar di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, NTB, NTT, Maluku, dan Papua.
Wardi mengatakan, jumlah para mudhohi (pekurban) kali ini mengalami peningkatan, walapun masih dalam situasi sulit. "Dukungan dan antusiasme masyarakat, baik dari perorangan maupun korporasi atau komunitas lainnya, jumlah pekurban yang mengamanahkan hewan kurbannya melalui BMM mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 73 persen. Tercatat 2,658 pequrban yang mempercayakan kurbannya melalui BMM," beber Wardi, Rabu (28/7/2021).
Pihaknya berterima kasih, karena walaupun saat ini kita berada di masa sulit dengan adanya pandemi COVID-19 dan kebijakan PPKM dari pemerintah, BMM tetap dipercaya oleh masyarakat yang menitipkan hewan kurbannya. "Dengan menitipkan hewan kurban di lembaga seperti BMM, para mudhohi menjadi lebih aman dalam menunaikan ibadahnya dan terhindar dari paparan virus,” ujar Wardi.
Novi Wardi, Direktur Eksekutif BMM mengatakan, menyalurkan amanah hewan kurban kali ini menyasar lokasi-lokasi yang kondisi masyarakatnya jarang bahkan belum pernah merasakan makan daging kurban. Baca juga: Alirkan Kebaikan Idul Adha 1442 H, Laznas BSMU Salurkan Lebih 100 Ribu Kantong Daging
Ada pun wilayah yang menjadi lokasi penyelenggaraan Qurban Prioritas BMM kali ini, di antaranya tersebar di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, NTB, NTT, Maluku, dan Papua.
Wardi mengatakan, jumlah para mudhohi (pekurban) kali ini mengalami peningkatan, walapun masih dalam situasi sulit. "Dukungan dan antusiasme masyarakat, baik dari perorangan maupun korporasi atau komunitas lainnya, jumlah pekurban yang mengamanahkan hewan kurbannya melalui BMM mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 73 persen. Tercatat 2,658 pequrban yang mempercayakan kurbannya melalui BMM," beber Wardi, Rabu (28/7/2021).
Pihaknya berterima kasih, karena walaupun saat ini kita berada di masa sulit dengan adanya pandemi COVID-19 dan kebijakan PPKM dari pemerintah, BMM tetap dipercaya oleh masyarakat yang menitipkan hewan kurbannya. "Dengan menitipkan hewan kurban di lembaga seperti BMM, para mudhohi menjadi lebih aman dalam menunaikan ibadahnya dan terhindar dari paparan virus,” ujar Wardi.
Lihat Juga :