Gara-gara Kotoran Anjing, Pria 59 Tahun Tewas Dianiaya Tetangga
Selasa, 27 Juli 2021 - 19:03 WIB
loading...
Seorang pria berinisial AH (59) tewas dianiaya tetangganya berinisial JA (47) di Perumahan Duri Kosambi Baru, Cengkareng, Jakarta Barat.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A
A
A
JAKARTA - Seorang pria berinisial AH (59) tewas dianiaya tetangganya berinisial JA (47) di Perumahan Duri Kosambi Baru, Cengkareng, Jakarta Barat , Sabtu (24/7/2021). Kasus ini diduga berawal dari perdebatan soal kotoran anjing.
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Iptu Bintang mengatakan, kejadian itu bermula saat anak korban berinisial AG tengah berjalan keliling kompleks dengan anjing peliharaannya pada sore hari. Kemudian, anjing tersebut terlepas dan tak sengaja membuang kotoran di depan rumah pelaku.
Sontak, pelaku pun marah mengetahui hal tersebut. "Anaknya (AG) dimarahin sama si pelaku ini," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (27/7/2021). Baca: Viral! Dokumen Hasil Positif Covid-19 Jadi Bungkus Gorengan
Kemudian, pelaku memarahi AG dan melontarkan perkataan untuk memanggil sang ayah. Lantas AG pulang dan mengadu ke ayahnya. "Bapaknya (korban) enggak terima kalau anaknya dimarahin. Cekcok di situ, akhirnya dipukul di bagian pipi," paparnya.
Berdasarkan rekaman CCTV, JA terlihat memukul AH terlebih dahulu. Kejadian penganiyaan itu pun diketahui oleh tetangganya. "Dipukul. Terus saksi pun ada, tetangga korban yang melihat dua rumah dari rumah pelaku. Dipukul, jatuh kemungkinan besar kepala terbentur," katanya.
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Iptu Bintang mengatakan, kejadian itu bermula saat anak korban berinisial AG tengah berjalan keliling kompleks dengan anjing peliharaannya pada sore hari. Kemudian, anjing tersebut terlepas dan tak sengaja membuang kotoran di depan rumah pelaku.
Sontak, pelaku pun marah mengetahui hal tersebut. "Anaknya (AG) dimarahin sama si pelaku ini," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (27/7/2021). Baca: Viral! Dokumen Hasil Positif Covid-19 Jadi Bungkus Gorengan
Kemudian, pelaku memarahi AG dan melontarkan perkataan untuk memanggil sang ayah. Lantas AG pulang dan mengadu ke ayahnya. "Bapaknya (korban) enggak terima kalau anaknya dimarahin. Cekcok di situ, akhirnya dipukul di bagian pipi," paparnya.
Berdasarkan rekaman CCTV, JA terlihat memukul AH terlebih dahulu. Kejadian penganiyaan itu pun diketahui oleh tetangganya. "Dipukul. Terus saksi pun ada, tetangga korban yang melihat dua rumah dari rumah pelaku. Dipukul, jatuh kemungkinan besar kepala terbentur," katanya.
Lihat Juga :