Polisi Curigai Makelar Kremasi di Jakbar Bergerak Perorangan dan Yayasan

Selasa, 27 Juli 2021 - 18:56 WIB
loading...
Polisi Curigai Makelar...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polisi telah memeriksa 10 saksi terkait dugaan kartel kremasi di Jakarta Barat yang viral di media sosial beberapa hari lalu. Terdapat fakta baru dari hasil pemeriksaan tersebut.

Sebanyak 7 saksi yakni 2 orang pengelola Yayasan Mulia di Jakarta Barat, satu orang pengelola Krematorium Mulia di Karawang, satu orang pembuat narasi viral, dan 3 saksi terkait lainnya.
Baca juga: Kasus Biaya Kremasi Pasien Covid Puluhan Juta di Jakbar Mengarah ke Praktik Percaloan

Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat AKP Avrilendy mengatakan, ada 3 saksi baru yang telah diperiksa. Mereka adalah agen-agen jasa kematian. "Mereka makelar juga," ucapnya, Selasa (27/7/2021).

Mereka ada yang bergerak secara perorangan maupun dalam bentuk yayasan. Adapun tugas mereka menjadi penghubung antara keluarga jenazah ke rumah duka. "Tapi, yayasan kecil engga punya rumah duka," ujarnya.
Baca juga: Biaya Kremasi Pasien Covid-19 Capai Puluhan Juta, Polres Jakbar Periksa Pemilik Yayasan

Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, polisi mencurigai dugaan praktik percaloan dalam kasus kremasi. Hingga saat ini Polres Metro Jakarta Barat belum menerima laporan korban dugaan praktik kremasi. "Kami masih terus melakukan upaya penyelidikan terkait dugaan praktik kremasi tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono.

Diketahui, sebuah pesan berantai berisi kuitansi kartel kremasi viral di masyarakat. Dalam kuitansi itu tertulis atas nama Martin asal Jakarta Barat. Dia mengaku diperas Rp80 juta oleh sindikat kartel kremasi untuk mengkremasi ibunya yang meninggal dunia di rumah sakit pada Senin (12/7/2021).
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hanura Bantah Punya...
Hanura Bantah Punya Yayasan Pengelola MBG, Sebut Narasi yang Beredar Hoaks
OTT Pejabat Imigrasi...
OTT Pejabat Imigrasi Jakbar Terkait Pengurusan WNA
Gelar OTT di Jakarta,...
Gelar OTT di Jakarta, KPK Tangkap Pejabat Imigrasi Jakbar
Rekomendasi
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
IU Tunda Konser dan...
IU Tunda Konser dan Album Baru karena Sakit Telinga Makin Parah
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Berita Terkini
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved