99 Warga Kota Bogor Isolasi Mandiri di Rumah Meninggal Dunia, Ini Kata Bima Arya

Minggu, 25 Juli 2021 - 22:51 WIB
loading...
99 Warga Kota Bogor...
Wali Kota Bogor Bima Arya.Foto/MPI/Dok
A A A
BOGOR - Pemkot Bogor menyatakan angka kematian warga yang isolasi mandiri karena terpapar covid-19 masih tinggi. Tercatat, sebanyak 99 orang meninggal dunia selama masa PPKM Darurat .

"Ada satu hal yang harus kami sampaikan, kita masih khawatir angka kematian yang masih tinggi. Jadi sejak PPKM diberlakukan ada 99 warga yang meninggal isoman saja, jadi tinggi. Makanya kami sekarang ekstra kerja keras, untuk mengurangi angka kematian warga yang isoman," ungkap Wali Kota Bogor Bima Arya kepada wartawan di Tugu Kujang, Minggu (25/7/2021).

Ada tiga indikator yang menyebabkan tingkat kematian pasien isolasi mandiri meningkat. Pertama, 85% dari jumlah tersebut belum menerima vaksinasi covid-19, kedua rata-rata usia di atas 50 tahun ke atas dan terakhir memiliki komorbid.

"Karena itu apabila warga isoman memiliki tiga kriteria tadi itu tidak boleh isoman di rumah. Semaksimal mungkin dibawa ke tempat isolasi atau rumah sakit. Ini sudah saya perintahkan kepada Camat, Lurah, Puskesmas semua memastikan bagi warga yang punya indikator itu fokus," kata Bima. Baca: Kabar Gembira, Anies Sebut Banyak Ruang IGD Kosong di DKI Jakarta

Apabila belum mendapat tempat tidur di rumah sakit, lanjut Bima, warga semaksimal mungkin dibawa ke tempat isolasi karena bisa dipantau oleh tim medis. Karena, tempat tidur di pusat isolasi saat ini masih cukup banyak menampung pasien covid-19.

"Kalau pun di rumah sakitnya belum bisa masuk, digeser ke tempat isolasi karena tempat isolasi masih banyak cadangan tempat tidurnya. Jadi kita fokus mengurangi mortality rate dengan fokus kepada warga yang isoman perawatannya. Alhamdulillah angka BOR-nya turun di angka 70 persen, jadi ini salah satu indikator yang bagus juga," ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Rekomendasi
Tamara Tyasmara Mimpi...
Tamara Tyasmara Mimpi Didatangi Dante, Lalu Temukan Fakta Ini
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Cing Abdel Sudah Ikhlas...
Cing Abdel Sudah Ikhlas Lepas Temon, Kini Hanya Tersisa Kenangan Lucu
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Infografis
Kota dengan Durasi Puasa...
Kota dengan Durasi Puasa Ramadan Terlama dan Tersingkat di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved