Penyaluran Bantuan Sosial Tunai di Kota Bekasi Belum Tepat Sasaran

Minggu, 25 Juli 2021 - 17:53 WIB
loading...
Penyaluran Bantuan Sosial...
Pemerintah Kota Bekasi menerima aduan penyaluran bantuan sosial tunai (BST) yang tengah berlangsung di wilayahnya masih belum tepat sasaran. SINDOnews/Ali Masduki
A A A
BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi menerima aduan penyaluran bantuan sosial tunai (BST) yang tengah berlangsung di wilayahnya masih belum tepat sasaran. Sebab, banyak laporan warga melalui pengurus RT dan RW yang mengaku BST dari Kementerian Sosial tersebut tidak tepat sasaran kepada warga yang terdampak COVID-19.

”Laporan yang kami terima dari warga, BST yang tengah disalurkan belum tepat sasaran,” kata Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Minggu (25/7/2021). Padahal, kata Tri, Pemkot Bekasi telah memberikan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) yang diperbaharui kepada Kementerian Sosial. (Baca juga; Heboh BST Dipungli, Wakil Wali Kota Bekasi Kecam Pengurus RT dan RW )

Tri menjelaskan, laporan tidak tepat sasaran itu setelah pemerintah menanggapi aduan beberapa ketua RW yang menilai bantuan sosial tunai (BST) tak tepat sasaran lantaran masih mengunakan DTKS lama. ”Updating-nya kita selalu sampaikan gitu loh, termasuk data tambahan dan lain sebagainya, tiba – tiba ada laporan begitu,” ungkapnya.

Permasalahan pembaharuan DTKS, kata dia, tak hanya terjadi di Kota Bekasi saja, melainkan juga di wilayah lain yang juga menghadapi persoalan serupa. Alhasil, banyak masyarakat yanh telah meninggal dunia atau tak berdomosili di tempat tersebut, kembali mendapatkan BST pada periode Mei-Juni dengan dana total sebesar Rp600.000 setiap KPM.

Sementara Ketua RW 03 Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Wahyudi mengatakan, penyaluran bantuan sosial tunai (BST) di wilayahnya cenderung tak tepat sasaran.”Ya bisa dibilang belum tepat sasaran. Saat ini aja datanya data lama, yang keluar malah namanya itu-itu saja. Yang berhak nerima malah enggak ada namanya,” katanya. (Baca juga; Wagub DKI Klaim Penyaluran BST di DKI Jakarta Sudah Mencapai 75% )

Padahal, kata dia, pihaknya sudah memperbarui data terkait siapa saja yang berhak untuk menerima BST dalam rangkan bantuan PPKM Darurat. Bahkan, dia mengaku telah berkoordinasi dengan pihak RT setempat. Namun menurutnya, data-data yang dipakai masih saja yang lama dan tak tepat sasaran.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Jadwal, Jalur, dan Syarat...
Jadwal, Jalur, dan Syarat SPMB Kota Bekasi 2026 Jenjang SD dan SMP
Mensos: Bansos Tidak...
Mensos: Bansos Tidak Boleh untuk Bayar Utang, Nyicil Rumah, atau Beli Rokok
Rekomendasi
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Berita Terkini
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved