Temui Kapolda Metro Jaya, Komunitas Ojol Grab Pastikan Tak Ikutan Seruan Aksi Demo 24 Juli

Jum'at, 23 Juli 2021 - 17:49 WIB
loading...
Temui Kapolda Metro...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran, menemui sejumlah pengemudi ojek online (ojol) dari aplikator Grab, di kantornya, Jumat (23/7/2021). Dalam pertemuan itu, para pengemudi ojol menyampaikan tidak akan mengikuti seruan unjuk rasa serentak pada Sabtu (24/7/2021) besok.

Kapolda pun mengapresiasi sikap para pengemudi ojol yang turut mendukung kebijakan pemerintah memutus penyebaran Covid-19. Fadil memberikan apresiasi karena hampir seluruh driver ojol sudah melaksanakan vaksinasi.

Baca juga: Polri Imbau Warga Tak Terhasut Seruan Aksi Serentak 24 Juli

"Menurut teman-teman (ojol), sangat kecil sekali jumlahnya yang terpapar karena mereka selalu mentaati protokol kesehatan dalam melaksanakan tugas," ujar Kapolda usai pertemuan, kepada wartawan.

Fadil juga mengapresiasi sikap yang lahir dari diri para driver ojol untuk tidak hadir dan mengikuti setiap kegiatan yang sifatnya menimbulkan kerumunan apapun. Termasuk ajakan untuk membuat aksi unjuk rasa yang menimbulkan kerumunan.

"Situasi pandemi ini sudah sangat sulit, jangan lagi dipersulit dengan hal yang dapat menambah beban karena terpapar pandemi Covid-19. Itu dua hal yang saya apresiasi dan saya bangga. Dan ketiga, para driver ojol Grab ini juga sangat ingin agar Jakarta ini adem, Jakarta ini tetap sejuk, jakarta ini tetap damai, tetap sehat," tuturnya.

Baca juga: Kasus Positif Covid Tambah 49.071 Orang Sehari, Jumlah yang Meninggal Bertambah 1.566 Orang

Adapun perwakilan ojol dari Komunitas Grab, Hasanah, mengaku bangga seorang Kapolda bersedia menemui mereka. Dia pun meminta agar para driver ojol se-nusantara tidak mudah terprovokasi atas informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan secara baik.

"Saya meminta kepada seluruh ojol se-nusantara, kita ikuti aturan prokes dari pemerintah. Dan jangan lupa teman-teman, semua ikut vaksinasi agar Covid ini punah di negeri kita," katanya.

Soal seruan aksi turun ke jalan besok, ia memastikan itu merupakan hoaks belaka. Dia sudah meminta kepada Kapolda Metro agar memproses hukum dan menindak penyebar isu tersebut lantaran meresahkan dan merugikan para driver ojol.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus juga turut menanggapi tentang adanya seruan demo di media sosial. Ia meminta masyarakat tidak melakukan demo secara berkerumun lantaran berpotensi menjadi klaster Covid-19.

"Coba kalau kita bikin kumpul-kumpul, menyampaikan pendapat dan menimbulkan kermunan, apa tidak menjadi satu kluster kerumunan lagi," ujarnya.

Menurutnya, pandemi Covid-19 ini sudah cukup tinggi angka penyebarannya, tak terkecuali di Jakarta. PPKM Level 4 sudah diberlakukan sejak 21-25 Juli 2021 mendatang dengan harapan angka Covid-19 bisa diantisipasi.

"Tolong saudara saya yang akan menyampaikan pendapat, gunakan dengan bijak. Kalau mau menyampaikan pendapat silakan datang (perwakilan) ke Polda Metro, kami akan terima atau ke instansi terkait secara bijak," tuturnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Rekomendasi
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Billy Syahputra Kaget...
Billy Syahputra Kaget Adik Perempuannya yang Lamar Calon Suami
Berita Terkini
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Infografis
Viral Video Demo Rusuh...
Viral Video Demo Rusuh di Jakarta Polda Metro Jaya Pastikan Hoaks
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved