Jokowi Perpanjang PPKM Darurat, DPRD DKI: Pilihan Terbaik Layak Didukung

Rabu, 21 Juli 2021 - 02:29 WIB
loading...
Jokowi Perpanjang PPKM...
Epidemiolog UKI Gilbert Simanjuntak menilai, keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperpanjang PPKM Darurat selama lima hari merupakan pilihan terbaik.Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Epidemiolog UKI Gilbert Simanjuntak menilai, keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperpanjang PPKM Darurat selama lima hari merupakan pilihan terbaik.

"Tidak mungkin mencabut PPKM Darurat saat ini karena tren penurunan baru beberapa hari dan itu bisa saja fenomena yang tiba-tiba naik lagi (rebound). Memperpanjang adalah keputusan terbaik, dan diambil dengan hati-hati melihat waktu untuk evaluasi diberikan hanya 5 hari," kata Gilbert, Rabu (21/7/2021).

Anggota DPRD DKI dari Fraksi PDI Perjuangan itu menambahkan, sebenarnya keputusan PPKM Darurat diambil karena ketidakpatuhan masyarakat seperti belanja berjubel di Pasar Tanah Abang hampir seminggu, kerumunan di Ancol dan Ragunan, dan penyebaran ke seluruh daerah saat mudik. Baca juga: DPRD Dorong Pemprov DKI Percepat Penyaluran Bantuan Sosial Tunai PPKM Darurat

"Dampaknya peningkatan kasus, dan terparah di Jakarta. Kunci keberhasilan penanganan pandemic ini ada pada masyarakat dan pemerintah daerah. Apabila dalam 5 hari ke depan masyarakat mampu mendisiplinkan diri, menahan diri tidak keluar rumah bila tidak perlu maka pelonggaran akan lebih mudah dilakukan. Ini saatnya kita membangun peradaban yang lebih baik, seperti masyarakat di Vietnam, Taiwan, Jepang dan Italia yang mampu disiplin," sambungnya.

Dia mengimbau, masyarakat sebaiknya saling mengingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan dan tidak mengorbankan tenaga kesehatan. Musuh bersama saat ini adalah Covid-19 yang membuat segalanya berubah. Baca juga: PPKM Darurat Diperpanjang Sampai 25 Juli, Jokowi: Kalau Kasus Turun Ada Pelonggaran

"Seharusnya semua tokoh masyarakat memdewasakan warganya. Masih ada kemungkinan kasus ini mendadak naik lagi karena itu aparat juga masih diperlukan mengawasi. Pun seandainya terjadi tren naik lagi suatu saat, maka harus dipertimbangkan untuk kembali memperketat," tutupnya. Komaruddin Bagja Arjawinangun
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Riwayat Kepangkatan...
Riwayat Kepangkatan Tito Karnavian, Mantan Kapolri yang Jadi Mendagri di Era Jokowi dan Prabowo
Warga Karo Bangun Patung...
Warga Karo Bangun Patung Jokowi Senilai Rp2,5 Miliar, Simbol Terima Kasih
Ini Riwayat Pendidikan...
Ini Riwayat Pendidikan Seluruh Presiden Indonesia, Sudah Tahu?
Rekomendasi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Gemuruh Adrenalin Istora...
Gemuruh Adrenalin Istora dan Ketenangan Kabin G3+: Strategi Polytron Manjakan Atlet Bulu Tangkis Elite Dunia
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
Berita Terkini
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Infografis
PPKM Dihentikan tapi...
PPKM Dihentikan tapi Status Darurat Covid-19 Tak Dicabut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved