Dari Pagi Keliling Cari Daging untuk Keluarga, Senangnya Driver Ojol Ini Dapat Rendang dari Kapolres
Selasa, 20 Juli 2021 - 22:01 WIB
loading...
Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP membagikan 100 paket rendang kepada pengendara ojek online (Ojol) di Stasiun Jatinegara, Selasa (20/7/2021). Foto: SINDOnews/Okto Rizki Alpino
A
A
A
JAKARTA - Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP membagikan 100 paket rendang kepada pengendara ojek online (ojol) di Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (20/7/2021). Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian petugas kepada warga untuk merayakan Hari Raya Idul Adha 2021 di tengah kondisi pandemi Covid-19.
"Tahun ini di tengah kondisi pandemi, kita ingin membagikan dalam bentuk rendang," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan di Jatinegara.
Baca juga: Polda Metro Jaya Berkurban 353 Sapi dan 564 Kambing, Dibagikan Dalam Bentuk Rendang
Menurut dia, alasan petugas mendistribusikan daging hewan kurban dalam bentuk siap saji yakni untuk menghindari antrean warga yang dikhawatirkan dapat menimbulkan kerumunan. Terlebih saat ini, Jakarta Pemerintah sedang menerapkan kebijakan PPKM Darurat sebagai langkah menekan angka kasus Covid-19.
"Jadi kita sudah dimasak dagingnya. Kalau kita bagi lagi dalam bentuk mentah nanti warga berkerumun. Yang kedua praktis, bisa langsung dimakan. Jadi maksudnya gitu, apalagi saat ini dalam PPKM darurat," ujarnya.
"Tahun ini di tengah kondisi pandemi, kita ingin membagikan dalam bentuk rendang," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan di Jatinegara.
Baca juga: Polda Metro Jaya Berkurban 353 Sapi dan 564 Kambing, Dibagikan Dalam Bentuk Rendang
Menurut dia, alasan petugas mendistribusikan daging hewan kurban dalam bentuk siap saji yakni untuk menghindari antrean warga yang dikhawatirkan dapat menimbulkan kerumunan. Terlebih saat ini, Jakarta Pemerintah sedang menerapkan kebijakan PPKM Darurat sebagai langkah menekan angka kasus Covid-19.
"Jadi kita sudah dimasak dagingnya. Kalau kita bagi lagi dalam bentuk mentah nanti warga berkerumun. Yang kedua praktis, bisa langsung dimakan. Jadi maksudnya gitu, apalagi saat ini dalam PPKM darurat," ujarnya.
Lihat Juga :