Salurkan Bansos PPKM Darurat di Jatim, Kapolri: Habiskan Stok, Kalau Kurang Ajukan Lagi

Senin, 19 Juli 2021 - 14:58 WIB
loading...
Salurkan Bansos PPKM...
Kapolri, Panglima TNI dan Menkes melepas pendistribusian bansos PPKM Darurat di Mall Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Jawa Timur pada (17/7/2021). Foto/iNews TV/Hari Tambayong
A A A
SURABAYA - Pendistribusian bantuan sosial (bansos) PPKM Darurat diluncurkan di Mall Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Jawa Timur pada (17/7/2021). Bantuan sembako dan obat-obatan ini nantinya akan dibagikan di masing-masing Polres di Jawa Timur .

Baca juga: Secara Humanis, TNI-Polri Bagikan Bantuan Sembako ke Warga Jatim Terdampak Pandemi

Pelepasan bansos PPKM Darurat untuk wilayah Jatim dilakukan oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala BNPB sekaligus Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Letjen TNI Ganip Warsito, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta.

Baca juga: Selundupkan Sabu 1 Kg dari Malaysia, Wanita Cantik asal Madura Ditangkap Polda Jateng

Setibanya di Jawa Timur, rombongan langsung melakukan kunjungan di Pos PPKM Darurat di Desa Sawotratap, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Selanjutnya melakukan pengecekan gudang obat di Kodim 0816 Sidoarjo, dan lanjut melepas pendistribusian bansos PPKM Darurat di Mall Pelayanan Publik Sidoarjo.

Di Jawa Timur bantuan sosial yang dibagikan sebanyak 195 ton beras dan 1.350 paket sembako, serta obat-obatan. Selain itu, Polri menurunkan bantuan sosial berupa 2.500 ton beras, dan 70 ribu paket sembako.

Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa segala macam upaya telah dilaksanakan oleh pemerintah, untuk mencegah dan menahan laju penyebaran COVID-19.

Mulai dari kegiatan sebelumnya berupa PPKM Mikro. "Namun demikian, angka COVID-19 terus meningkat, sehingga diputuskan PPKM Darurat dalam rangka menahan laju penyebarannya.

Oleh karena itu, terdapat pembatasan-pembatasan yang dilakukan di beberapa tempat yang tentunya berdampak. Namun demikian, hal ini dilakukan dalam rangka menjaga keselamatan masyarakat dari laju pertumbuhan COVID-19.

"Oleh karena itu, hari ini menindaklanjuti perintah dari bapak Presiden, kami dari Polri menurunkan bantuan sosial (bansos), sebesar kurang lebih 2.500 ton beras, dan 70 ribu paket sembako. Ini merupakan bagian dari program bapak Presiden untuk bansos di seluruh wilayah yang terdampak," kata Kapolri saat melepas pendistribusian Bansos.

"Saya minta untuk seluruh jajaran bekerja sama, dibantu oleh rekan-rekan Babinsa di lapangan, untuk segera melakukan penyaluran di titik-titik yang terdampak," lanjutnya.

Selain itu, Kapolri juga menegaskan, bahwa tidak ingin ada informasi di lapangan yang menyampaikan terkait masalah bantuan sosial.

"Tolong diguyur habiskan stok, kalau kurang ajukan lagi. Nanti akan segera dikirim, dan Ibu Menteri Sosial juga akan mengirimkan. Jadi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengatasi atau mengurangi beban terhadap masyarakat yang terdampak," tegasnya.

Kapolri menandaskan kembali bahwa ini semua dilakukan dalam rangka mencegah dan mengurangi laju pertumbuhan COVID-19 agar masyarakay bisa kembali normal dan beraktivitas kembali seperti biasa.

"Jadi mohon doa, mohon dukungannya, mohon kontribusi dari seluruh rekan-rekan seluruh masyarakat. Sehingga kita bisa bersinergi untuk mengatasi masalah yang kita hadapi bersama saat ini," pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
PNM Peduli Salurkan...
PNM Peduli Salurkan Bantuan Sosial kepada Guru Honorer SDK Wukur di NTT
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat Brigadir Arya Supena yang Gugur Ditembak Maling di Lampung
Warga Apresiasi Kapolri...
Warga Apresiasi Kapolri dengan Nama Anak Presisi
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Rekomendasi
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Infografis
Waspada! ini 3 Modus...
Waspada! ini 3 Modus Penipuan Lagi Ramai di WhatsApp
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved